Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Pelatihan Internalisasi Keistimewaan Bagi Eselon IV / Pengawas Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Rabu, 18 Mei 2022 di Hotel Royal Darmo Malioboro.

Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama, bapak Drihardono, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya pelatihan adalah untuk memahami sejarah Daerah Istimewa Yogyakarta, memahami latar belakang ditetapkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari serta mengajarkan dan menjelaskan kembali nilai-nilai Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta kepada pejabat Eselon IV (pejabat pengawas) se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelatihan dilaksanakan selama 9 (sembilan) hari kerja dimulai tanggal 18 Mei s.d. 31 Mei 2022 di Hotel Royal Darmo Malioboro, sedangkan visitasi akan dilakukan ke Kraton Yogyakarta untuk mempelajari budaya Kraton Yogyakarta dan lokasi penanda keistimewaan di Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DIY, Ibu Ani Widyastuti, SE., menyampaikan bahwa status yang melekat pada Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan bagian integral dari sejarah berdirinya Republik Indonesia.

Pengaturan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, lanjut Ibu Ani Widyastuti, bertujuan untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan demokratis, ketenteraman dan kesejahteraan masyarakat, menjamin ke-bhineka-tunggal-ika-an, dan melembagakan peran dan tanggungjawab Kasultanan dan Kadipaten dalam rangka menjaga dan mengembangkan budaya Yogyakarta yang merupakan warisan budaya bangsa.

Nilai-nilai dan kewenangan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta perlu dipahami oleh seluruh aparatur sehingga memiliki persepsi yang sama bagi tersusunnya langkah-langkah bersama yang tertintegrasi dan komprehensif untuk mewujudkan kebijakan pembangunan yang selaras dengan tujuan daerah.

 

(hdk)