Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta telah melaksanakan Diklat Kearsipan. Penutupan dilakukan pada hari Kamis, 17 Februari 2022 yang dilakukan secara hibrid daring bagi tamu undangan dan luring bagi peserta dan penyelenggara.

Diklat ini bermaksud untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta di bidang kearsipan untuk menunjang ketersediaan arsip secara cepat, tepat, dan lengkap dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Tujuannya adalah terwujudnya SDM handal di bidang kearsipan sehingga terselenggara pengelolaan arsip yang tertib dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Peserta berasal dari lingkungan Pemda DIY berjumlah 30 orang yang menduduki jabatan Kepala Subbagian Umum, Kepala Subbagian Tata Usaha maupun personil yang bertanggung jawab mengelola arsip pada OPD.

Setelah dilakukan evaluasi oleh penyelenggara diperoleh penilaian bahwa 30 orang dinyatakan LULUS dengan predikat Memuaskan sebanyak 26 orang dan predikat Baik sebanyak 4 orang.

 

Berikut peserta yang memperoleh nilai terbaik:

  1. Terbaik I atas nama Damar Kurniawan, A.Md., dari Disdikpora DIY
  2. Pebtino Aryani, S.St.,Ars dari BKD DIY
  3. Ardiyana Primawaty, S.E., M.Acc., dari Badan Diklat DIY
  4. Bimo Wicaksanengnoyo, S.P.si., dari Balai PKP BKD DIY
  5. Ajun Eka Priyanti, S.E., M.M., dari BPBD DIY

Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Drs. YB Jarot Budi Harjo dalam sambutannya mengatakan bahwa arsip memiliki posisi yang penting dalam pelaksanaan pemerintahan suatu negara karena arsip tercipta dari berjalannya fungsi administrasi dan arsip merupakan rekaman informasi kegiatan administrasi yang suatu saat dapat dijadikan bukti pelaksanaan kegiatan administrasi tersebut.

Bapak Jarot Budi Harjo melanjutkan, setelah mengikuti diklat, diharapkan pencarian arsip tidak lagi mengalami kesulitan dan dapat segera ditemukan apabila dicari, penataan yang baik antara arsip lama dan arsip baru. Dengan majunya teknologi maka pemanfaatan Teknologi Informasi untuk mendigitalisasikan layanan pemerintah telah dilakukan seperti contohnya adalah SISMINKADA atau Sistem Informasi Manajemen Kearsipan di lingkungan Pemda DIY.

“Kami berharap lulusan dari Diklat Kearsipan ini mampu menjadi motor penggerak terciptanya pengelolaan arsip yang baik khususnya di lingkungan instansi Bapak/Ibu bertugas dan lebih luas di Lingkungan Pemda DIY”, tutup Bapak Jarot Budi Harjo.

 

(hdk)