Yogyakarta (23/12) diklat.jogjaprov.go.id Pada pukul 10.00 WIB Pejabat Struktural di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan DIY menyimak arahan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X terkait dengan Penyusunan RKPD Tahun 2023. Acara dilakukan melalui Zoom Meeting bertempat di Ruang Rapat A Lantai 2 Gedung Sekretariat Badan Pendidikan dan Pelatihan DIY.

Kepala BAPPEDA DIY dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Reformasi Birokrasi di DIY tahun 2020 sebesar 80,08% dan merupakan nilai tertinggi nasional. Hal ini merupakan hal yang membanggakan sebagai capaian kinerja Pemda DIY. Meski demikian terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki dan menjadi pertimbangan untuk perencanaan kegiatan di tahun 2023 terutama dengan masih tingginya angka kemiskinan dan kondisi pandemi yang masih menjadi kendala.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam menyusun RKPD sudah selayaknya entitas Pemda DIY memprioritaskan pada hal hal yang memiliki nilai tambah dengan kolaborasi lintas sektor untuk perbaikan pelayanan publik. Secara spesifik dalam hal kompetensi SDM perlu ditekankan bahwa ASN di DIY perlu melakukan perubahan pola pikir dan mindset. SDM sebagai bagian dari pemerintah harus menekankan pada how to do, dan bukan how to be atau how to have. Maknanya, ASN dituntut untuk menekankan apa yang ia bisa lakukan untuk masyarakat dan dan terutama Pemda DIY.

Gubernur menambahkan bahwa penyususnan RAKPD diharapkan menjadi sarana perperbaikan dari tahun sebelumnya dengan tetap melihat dinamika sosial di tengah masyarakat. Sebagai tambahan cakupan angka vaksinasi yang cukup tinggi merupakan modal utama untuk percepatan pembangunan dan reformasi birokrasi.

Arahan diakhiri dengan diskusi dengan peserta secara luring maupun daring. Selain dilakukan secara langsung di Kantor Gubernur Kompleks Kepatihan acara tersebut juga dapat dilakukan melalui Zoom Meeting dan dapat disimak melalui streaming di media sosial Pemda DIY.