Yogyakarta – Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum, Bapak Drs. Sigit Sapto Rahardjo, MM., membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2020 pada hari Selasa, 11 Februari 2020 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Hadir dalam pembukaan Sekretaris Badan Diklat DIY, Bapak Drs. Wiryawan Sudianto, M.Si., tamu undangan dari instansi pengirim, pejabat struktural dan Widyaiswara Badan Diklat DIY.

Tujuan pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas seperti yang disebutkan oleh Bapak Wiryawan Sudianto adalah untuk mengembangkan Kompetensi Peserta dalam rangka memenuhi standar Kompetensi Manajerial Jabatan Pengawas.

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II dimulai pada tanggal 10 Februari s.d. 15 Juni 2020 dengan sistem on campus dan off campus, peserta diasramakan dengan Agenda Pelatihan sebagai berikut:

  1. Agenda Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme;
  2. Agenda Kepemimpinan Pelayanan;
  3. Agenda Pengendalian Pekerjaan;
  4. Agenda Aktualisasi Kepemimpinan;
  5. Orientasi Program dan Evaluasi Pembelajaran.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II berjumlah 40 orang dengan rincian sebagai berikut:

  1. Pemerintah Daerah DIY: 10 orang
  2. Pemerintah Kota Yogyakarta DIY : 16 orang
  3. Pemerintah Kabupaten Sleman DIY: 2 orang
  4. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul DIY: 8 orang
  5. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo DIY: 4 orang

Kepada peserta yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, Bapak Sigit Sapto Rahardjo mengucapkan selamat dan menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan syarat untuk menduduki suatu jabatan.

Sebagai seorang pemimpin, menurut Bapak Sigit Sapto Rahardjo, haruslah tangguh, mampu melihat potensi dan keahlian stafnya, serta tak sungkan untuk meminta pendapat dan mendengarkan masukan dari para stafnya.

Menurut beliau, ilmu dan pengetahuan memang penting. Ilmu sebagai pengejawantahan aspek rasio dan ilmu pengetahuan saja tidak cukup, tetapi harus didukung oleh aspek-aspek kemanusiaan yang diperoleh dari pengamatan, pertimbangan, komunikasi dan hati nurani dalam pekerjaan sehari-hari

(hdk)