Selayang Pandang / Profil Badan Diklat DIY

Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 3873/K.1/PDP.10.5 tanggal 29 Desember 2015 tentang Hasil Akreditasi dan Penetapan Sertifikasi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Badan Diklat DIY terletak di dataran tinggi yaitu di Gunungsempu, kelurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul atau kurang lebih berjarak 8 Km arah selatan dari pusat Kota Yogyakarta. Dari Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta dapat ditempuh dengan kendaraan selama kurang lebih 30-40 menit melewati jalur Ring Road selatan, sedangkan dari Terminal Giwangan Yogyakarta kurang lebih berjarak 7 km dan dapat ditempuh dalam waktu 10 menit berkendara.

Badan Diklat Pemda DIY setiap tahun menyelenggarakan kegiatan diklat yang terdiri dari Diklat Penjenjangan, Diklat Teknis, dan Diklat Fungsional dengan peserta yang berasal dari dalam DIY maupun dari luar DIY (Pemerintah Kabupaten / Kota dan Provinsi dari berbagai daerah di Indonesia). Sampai dengan akhir tahun 2015, jumlah alumni Diklat Penjenjangan yang meliputi Diklat Prajabatan, Kepemimpinan Tingkat III dan IV sebanyak 17.445 orang, sedangkan jumlah alumni Diklat Teknis dan Fungsional sebanyak 10.904 orang.

Awal pembentukan Badan Diklat DIY adalah sebagai berikut:

  1. Dengan Keputusan Mendagri No 19 tahun 1992
  2. Diperkuat dengan Perda DIY No 7 tahun 1993
  3. Diikuti dengan Perda No 8 tahun 1993 tentang Susunan dan Tata Kerja Pendidikan dan Pelatihan Propinsi DIY yang di sahkan dengan Keputusan Mendagri No 25 tahun 1994
  4. Sejak tahun 1996 tanah yang ditempati bersatatus hak pakai. Tanah tersebut sebelumnya merupakan tanah Sultan Ground dengan luas 5,8 Ha, yang berada di Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
  5. Pada tahun 2001 terjadi perubahan Organisasi dengan terbitnya Perda No 4 tahun 2001
  6. Pada tahun 2004 terjadi lagi perubahan organisasi dengan terbitnya Perda No 2 tahun 2004
  7. Berdasarkan Perda No 4 tahun 2001 yang berisi tentang Pembentukan Lembaga Teknis di Lingkungan Pemerintah Propinsi DIY
  8. Keputusan Gubernur No 88 tahun 2001 tentang Uraian Tugas dan Tata Kerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Propinsi DIY
  9. Perda No 7 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan daerah, Lembaga Teknis Daerah dan Satuan Polisi Pramong Praja Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 61 tahun 2008 tentang Rincian Tugas dan Fungsi Badan Pendidikan dan Pelatihan.
  10. Sekarang struktur organisasi Badan Diklat DIY berdasarkan pada Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2015 tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 71 Tahun 2015 tentang Rincian Tugas dan Fungsi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi DIY

Badan Diklat DIY dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan aparatur memiliki keunggulan sebagai berikut:

  1. Berdasarkan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 3873/K.1/PDP.10.5 tanggal 29 Desember 2015 Badan Diklat DIY diberi sertifikasi dengan kualifikasi B untuk menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan I/II, Diklat Prajabatan Golongan III, Diklat Kepemimpinan Tingkat III, dan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV
  2. Berdasarkan Surat Keputusan Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM LKPP No. 19 Tahun 2014 tanggal 16 Desember 2014, Badan Diklat DIY terakreditasi A untuk menyelenggarakan Diklat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
  3. Biaya yang murah. Hal ini terkait dengan biaya hidup di DIY yang relatif rendah. Namun, Badan Diklat DIY menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dengan berkualitas, atau dengan kata lain tidak murahan.
  4. Badan Diklat DIY memasukkan muatan lokal yang menarik dalam pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan sehingga peserta diklat dapat memperoleh pelbagai tambahan pengetahuan dan keterampilan. Muatan lokal antara lain tampak dalam kegiatan pelatihan berbasis seni bekerja sama dengan Yayasan Bagong Kussudiardja, ceramah Manajemen Stres yang disampaikan oleh Butet Kertaredjasa, ceramah tentang budaya Yogyakarta dan sebagainya.
  5. Badan Diklat DIY menjalin kerjasama dengan kepala daerah di berbagai kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia untuk menyampaikan ceramah yang memperkaya wawasan peserta diklat dalam jam pimpinan.
  6. Badan Diklat DIY memiliki tenaga pengajar/widyaiswara berpengalaman, juga bekerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Yogyakarta dalam hal penyediaan tenaga pengajar dari akademisi, di antaranya UGM, UNY, UMY dan lain-lain.
  7. Badan Diklat DIY mampu menjaring peserta dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, sehingga aparatur yang mengikuti diklat di Badan Diklat DIY akan bertemu, bergaul dan belajar bersama rekan-rekannya dari berbagai daerah. Dari sana diharapkan terjadi tukar-menukar pengalaman dan pengetahuan, serta terjalin tali silahturahmi di antara mereka.
  8. Badan Diklat DIY selalu berkoordinasi dengan Lembaga Administrasi Negara dalam penyelenggaraan diklat.
Telah dibaca 8672 kali

Terbaru

3622064
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
306
770
24723
89701

IP Anda: 54.225.20.73