Prosedur Pendaftaran Peserta Diklat

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia Nomor : 81/PPA/104/2012 tanggal 20 Januari 2012, Badan Diklat DIY ditetapkan sebagai Lembaga Diklat Pemerintah Terakreditasi untuk penyelenggaraan program diklat, antara lain yaitu Diklat Prajabatan Golongan I, II, dan III, Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, dan Diklat Kepemimpinan Tingkat III.

Proses penyelenggaraan diklat di Badan Diklat DIY dimulai dari tahapan pendaftaran peserta, registrasi ulang, pelaksanaan, dan evaluasi. Prosedur pendaftaran peserta diklat dapat dijelaskan sebagai berikut:

A. Peserta dari Pemda DIY

Penyelenggaraan diklat bagi CPNS/PNS di lingkungan Pemerintah Daerah DIY dilaksanakan oleh Badan Diklat DIY, sedangkan nama-nama peserta diklat ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY. Tahapannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. BKD menetapkan peserta diklat yang akan dilaksanakan oleh Badan Diklat
  2. Peserta yang telah ditunjuk/ditetapkan oleh BKD melakukan pendaftaran
  3. Pendaftaran dilakukan secara online melalui http://diklatjogja.com
  4. Badan Diklat melakukan verifikasi pendaftaran peserta
  5. Peserta yang telah terdaftar melaksanakan registrasi ulang pada hari pertama pelaksanaan diklat

Tahapan tersebut berlaku untuk pelaksanaan diklat teknis dan diklat fungsional, sedangkan untuk pendaftaran diklat prajabatan maupun diklat kepemimpinan untuk saat ini belum online.

B. Peserta dari luar Pemda DIY

Badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta siap menjalin kerjasama / kemitraan dengan seluruh Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) di Indonesia dalam penyelenggaraan diklat, khususnya Diklat Kepemimpinan Tingkat III dan IV serta Diklat Prajabatan Golongan I, II, dan III. Tempat pelaksanaan diklat adalah di Kampus Badan Diklat DIY Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan , Bantul atau di Hotel-hotel yang tersebar di wilayah DIY. Tenaga pengajar berasal dari widyaiswara Badan Diklat DIY, pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Daerah DIY, praktisi / pakar, dan dosen-dosen dari Perguruan Tinggi yang ada di wilayah DIY.

Apabila dari Instansi Bapak/Ibu/Saudara, terdapat Calon Peserta Diklat yang akan diikutsertakan pada Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, Diklat Prajabatan Golongan III, dan Diklat Prajabatan Golongan II-I, kami mohon untuk mengirimkan Daftar Nominatif Usulan Calon Peserta Diklat ke Badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta, Nomor Telepon (0274) 417704 dan Fax (0274) 411801 atau melalui email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau diklatjogja @ gmail.com

Informasi mengenai penyelenggaraan Diklat Prajabatan dan Diklat Kepemimpinan dapat ditanyakan langsung kepada :

1. Ibu Supriyatun, S.Sos - Nomor HP. 0812 2696 663

2. Bapak Drihardono, S.Sos - No. HP 0815 6852 569

Telah dibaca 29486 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

170 komentar

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 12 Agustus 2019 18:39 ditulis oleh Diklat DIY

    @Rusdi untuk seleksi ada ke Badan Kepegawaian Daerah atau instansi terkait. Kami bagian pelaksana diklat. Terima kasih

  • Link Komentar IBU Asih ARIE  NB -  UJUNG PANDANG Senin, 12 Agustus 2019 14:49 ditulis oleh IBU Asih ARIE NB - UJUNG PANDANG

    Dharma Wanita....Penuh Pembelajaran.......Di Awal Era reformasi merupakan era titik kritis yakni tahun 1994 , di kalla peran dharma wanita mulai redup pamornya.....setelah selama 32 tahun berada di titik puncak, di mana penghormatan terhadap istri menjadi orientasi pembinaan neagara termasuk para pejabatnya. Dampak akan hal itu, anak anak yang di besarkan dalam era tersebut menjadi sangat patuh walalupun butuh.......Tidak banayak anak yang terseleksi seperti itu karena memang tidak banayk pula anak yang di pagari jiwa raganya di era seperti itu.

    Ada anak yang protes, namun ada juga anak yang bisa mengelola atas pagarnya itu....hingga beliau bhsha tahu bahkan bisa berkomunikasi dengan pagarnya. Bahkan mengetahui ayat tentang Allah yang sering membolak balikan hati manusia........melalui tentara langitnya...yang berbagai jenis bentuk nya untuk membolak balikan qolbunya. Jadi bisa menyambungkan dengan ayat qouliyahnya.

    Mengetahui referensinya termasuk referensi pada suratnya Anisa ayat Satu.....namun jarang dikaitkan dengan ayat larangan meninggalkan generasi yang lemah.........Maklum Masih SMEA jadi variabel nya baru satu......
    Ini baru di sadari ketika anak didiknya sudah berkembang......terliat kontras.........jangan menyerah,...... namanya belon tahu....... kalau yang sudah tahu tidak begitu khan....Qualitas menjadi perhatian utama karena memang ada kecenderungan prediksi ahli komunikasi Sudara Robert Murdock yang mengatakan "Garbage in Garbage out" Tapi itu tantangan buwat lembaga pendidikan. Added value disitu di maenkan. Mana kalla banyak kaum difabel otomatis banyak SLB....nah disitulah hurup Braile mulai dubutuhkan sexakalipun media al quran dengan tulisan braile namun di baca bahasa arab. Apakah di sini terjadi metamorfosis? Insya Allah sudah terjadi........Ternyata Mas Braile bermanfaat juga. Baru Sadar.....
    Tongkat, menurut cerita bermanfaat pada jaman nabi musa untuk membelah laut merah.....nah sexakarang tongkat bermanfaat untuk orang buta......tidak sadar....ternyata bermanfaat juga.....Pesawat Radio jelas sekarang di Minggirkan.....Namun banyak orang NYEPI dengan hanya di temani RADIO agar penasaran.......Kalo televisi jelas suara ILC NYA.
    Ada media agar orang penasaran.........lalu orang ingin tahu lebih dalam lebih dalam lagi.......
    Kembali ke Dharma Wanita.......
    Menurut penelitian.......sustainability itu dari wanita ke wanita.....maka tidak salah posisi dahrma wanita menjadi penting dengan di kuatkan lagi dengan hadist yang berbunyi: setiyap bayi lahir adalah suci (Riwayat Bukhori dan Thurmudzi) Hadis yang mengkuatkan walalupun masih ada hadis lainnya. Penting bagi pendidikan untuk menanamkan pada jiwa dan atau raganya tentang ilmu baik atas dasar referensi maupun atas dasar ayat kuaniyah..... Maka perpaduan dua era yakni era baru ( orba ples orla aliyas BARU) menghasilkan irama yang bisa dinikmati secara harmonis seperti psikolog mengatakan perpaduan otak kanan dengan otak kiri yang menghasilkan otak pertengahan. Liat sekarang TNI POLRI punya GROUP MUSIC, punya poco poco....punya tari2 an. Ustad punya nah sidha RIYA.....Dunia bisa berkembnag dengan semarak.....karena di sinergikan melalui SATELIT MILIKNYA USA dengan Timur Tengah......Sehingga yang berhaji bisa mendengarkan pula........
    Nah dharma wanita sekarang tentunya agak beda........yah sedikit fleksibel karena struktur organisasinya. Hingga agak bagaimana tanya ke ibu ibuk........Barangkali waktu itu tidak pernah terpikirkan dampak perbedaan karakter anggota keluarga terhadap keharmonisan para anggota keluarga. Yang penting Seragam..........nah di sinilah baru ketahuan............tentang pentingnya menjadi papi .
    Memang papi dengan pipi itu berdekatan.....dan lebih terbuka segala aspirasi sertaapa apa yang di inginkan serta mengurangi kemunafikan walalupun masih menggunakan hijab.

    Belum pernah ada judul tentang: Potensi Kemunafikan serta Hijab. Nah disinilah sudah saatnya anak anak harus jujur.....batinnya terhadap raganya......hingga jangan sampai benar2 itu menular ke keturunannya........wanita bisa punya anak ketika seperti itu, tapi bagi pria itu pekerjaan sukar......tanpa penyerahan sepenuh hati dari wanita........Maka semoga hadis yang mengatakan bahwa di surga banyak wanita itu benar.
    Ini pondasi untuk gerakan dharma wanitake depan.......di kuwatkan dengan hadist tadi.......Seperti juga jangan di salahkan hadis: Belajar sampai Negeri Cina.......
    Kulit Arie memang itu kuncinya, orang dulu kalla memang cerdas akau enggak mau kalah .....pakek landasan: Bayi lahir itu Suci............Cerdas TOO......Beliau itu tidak salah Mas Alief lebih Tinggi dari BPK NYA.....Jujur..........tapi jangan menjadi haantuuuuuuuuuuu......Hantu sekarang tidak kelihatan........aliyas handalan mertuwa..... bagi yang jenis kelamin apa bu ustadzah.......Allah Maha Mendengar.......Demikian besok ketemu lagi...Tri Maa KSH......

  • Link Komentar Alip Suharningsih, SE......KULON   PROGO Senin, 12 Agustus 2019 11:30 ditulis oleh Alip Suharningsih, SE......KULON PROGO

    TITIK TEMU.............Kepala Balai Bahasa Yogyakarta di Jalan I Dewa Nyoman Okah pernah bercerita bahwa di Indonesia banyak museum namun belum pernah terdengar namanya museum bahasa Indonesia...... Kaget Sopo Nyono......... bahasa memiliki museum..... . Ketika itu saya di kirim Oleh STIE Widya Wiwaha BPK Muhammad SUUD, doktor.

    Kepala Balai Bahasa bercerita banyak bahwa ceritanya bahasa iyu bukan hannya sekedar sandi ucapat lisan, tapi sandi komunikasi. Asyiik bicara tentang cerita bahasa sehingga para orang tua dulu menamai anaknya penuh dengan sandi. Contoh> Namanya Pak Kasie, Pak Trimo, Pak Sihir, Pak Mono, Ibu Mei, Ibu JIN, Ibu JUN, IBU LIA, D ST.

    Begitu pula dengan nama hewan juga punya rahasia, Kang Guru, An Naml, Al Jin, Al Jun, Kepompong.....Panda, MAR MUT........

    Rahasia nama juga menjadi sandi bahasa. Contoh lagi....Sari NAh, sun Nah, de nah, per nah, Tienah, punah, , bu sur , nahkuda....didik, .bule tien, sri pah......

    Siapakah koordinator sehingga orang tidak lupa dengan nama seperti wahyu, tejo ningrat, didik nini thowok, joko minggir. ambar ke tewang , bambang sungkowo, bangun jiwo. bangun topo..... Tidak usaha su udzon serahkan Allah SWT namun tidak melupakan para WASILAH NYA.

    Itulah pendidikan harus tidak melupakan dengan pendidikan mas lalu yang sederhana tapi EFEKTIF serta agak EFISIEN ......kanggo NGAWEKANI.........Ternyata Sumber minyak adalah perjanjiyan yang mengikat antara timur TENGAH dengan BArat.....AYAT KAUNIYAH Bicara untuk menyambungkan dengan ayat Qouliyah....Subhanallah, Allhuakbar........Alhamdulllah Astaqfirlllah..... Bila mau pulang harus Engkau bukak rahasia ilmumu secara sopan .......untuk generasi penerusmu...... Karena Engkau tidak akan kembali dalam bentuk yang sama......maupun situasi yang sama pula......

  • Link Komentar Indras nesa iin sedayu Senin, 12 Agustus 2019 08:24 ditulis oleh Indras nesa iin sedayu

    RORO Jonggrang Bandung Bondowoso. Cerita legenda yang terlupakan seperti judul lagu I One Fals. Keliataannya itu tidak bisa di olah......Air Pegunungan hanya bisa di jual lebih mahal dari bensin..........Apa lagi cerita itu........Memiliki nilai pembelajaran yang luar biasa....... Pembelajaran itu value masa lalu..... yang bisa terjadi di masa kini maupun masa yang akan datang.....Maka judulnya Yang terlupakan.........Yang melupakan semoga bisa mengantisipasi..... itu doa positip kita bagi para pelupa.......

    Para Pendidik adalah orang yang bisa memetik pembelajaran karena terbiasa melakukan transfer pembelajaran pada anak didik -nya.
    Maka sesungguhnya dan atau sebenarnya pendidik adalah Ahli hikmah. Apa dan siapa Ahli Hikmah itu? Para Ulamak dan Ustadzah Ahlinya............Nah oleh sebab mari kita lestarikan cerita2 masa lalu untuk mengantisipasi kepunahan budaya Indonesia dalam rangka "nguri nguri" kekayaan kita sambil menyelam mendidik anak tercinta kita...........Demikian besok ketemu lagi......Tri maa KSH

  • Link Komentar Rusdi Sabtu, 10 Agustus 2019 12:36 ditulis oleh Rusdi

    Ass....Mohon di beritahukan jadwal pelaksanaan seleksi calon peserta diklat PIM III untuk periode mendatang .. trimakasih sebelumnya

  • Link Komentar Sa TOTO   Karang Jati  Bantul Kamis, 08 Agustus 2019 13:31 ditulis oleh Sa TOTO Karang Jati Bantul

    Perluwasan Peran Perpustakaan. Jangan kaget ketika perpustakan Bukan Hanya (BH) taman baacaan dan taman peminjaman buku. Di era Teknologi Informasi maka peran perpustakaan bisa melebihi peran klas. Mengapa bisa demikian? Jangan ditanya bahwa orang yang sering ke perpustaakaan adalah orang yang memiliki kemandirian. Dengan tamsil tidak ada gurunya kok rajin ke perpustakaan, malah jarang berada di klas. Klas jarang ada referensi, referensi hanya di pegang oleh gurunya.
    Namun di perpustakaan gudangnya referensi, bahkan mau cari referensi apa, ada diperpustakaan. Penjaga Perpustakaan mengetahui koleksinya, mau minta judul topik apa, juru kuncinya Insya Allah tahu. Perpustakaan bisa menjadi klas namun klas sukar untuk menjadi perpustakaan. Hebat khan....

    Tempat bertemunya para pemilik ilmu yah di situ, ilmu apa saja termasuk referensi tersedia lengkap. Dengan duduk saja dunia tergenggam.....dengan duduk........hati lapang hutang menjadi lupa maupun yang laennya bisa juga demikian. Kadang datang ke perpustakaan sakit menjadi lupa walalupun belum sembuh....tapi bisa para Cetamol, sejenak sembuh....berkat yang namanya perpustakaan........apa lagi penjaganya lebih ramah.......Adooh tambah betah di perpustakaan......
    Pada tataran kognitip dan afektiF cukup bisa sebagai penyembuh.....minimal ketika orang mengajak berbicara tentang topik tertentu kita bisa nyambung dan terjadilah "TRANSFER ENERGI SECARA TIDAK SADAR".

    Baru itu hanya dua aspek sudah beruntung........syaraf kepala butuh olah raga maka para profesor bersedia menjadi nara sumber bukan karena honornya yang kecil namun karena kebutuhan olah raga pada syaraf kepala...... Teman teman yang S-2 maupun S-3 syaraf kepala benar2 di peras, sehingga ketika beliau bekerja dengan tingkat kesulitan yang tidak tinggi di bandingkan waktu kuliahmaka terjadi drop terhadap pekerjaan syaraf dari titik tertinggi menuju titik menengah.

    Beliaunya tidak sadar dropnya syaraf itu harus di rawat bukan hanya olah raga fisik. Elatisitas syaraf harus di jaga, Seperti juga elasitas harga dalam ilmu ekonomi, sehingga tercapai Total utility, dan mengantisipasi terjadinya Hukum Gossen atau hukum Kenikmatan yang berkurang. Maka sesungguhnya pertanyaan kritis itu diperlukan untuk memperkuat rentang kendali sesuatu ilmu. Coba bayangkan jika anda GURU SMA mendapat pertanyaan hanya seperti Anak SMP? Nah ini kuncinya.....bahwa pertanyaan seseorang menggambarkan luasnya rentang kendali ilmu seseorang.

    Tidak pernah terpikirkan bedanya topik kajian antara hidup di desa dengan hidup di kota. Harus bisa dibedakan walalupun referensinya sama. Ini penting sekali...........menyangkut CORE BISNIS.....yang membedakan dengan CORE BISNIS lainnya......
    Perpustakaan juga harus memiliki unggulan yang berbeda beda, tidak bisa bisa diseragamkan, perpustakaan praktisi akan berbeda dengan perpustakaan Badan Diklat walalupun namanya sama. Itulah yang namanya unggulan........ Juga demikian standar pendidikan itu hanya garis besar...bagaimana pendidikan di papua di samakan dengan pendidikan di kalimantan. Kontras......Maka benar ada MULOK. Perpustakaan juga demikian ada juga Mulok.......Perpustakaan desadengan perpustakaan kota jelas beda.......Lama lama perpustakaan kota bukan lagi tatanan buku tetapi tatanan komputer internet.........
    Jujur kita kalah dengan para insinyur yang sudah bisa buat E Money......E TOOL. Kalah juga ada orang belajar secara jarak jauh seperti UT yang negeri itu.....Hingga ada anekdot: Orang Diyam kok belajar......Orang tidur kok belajar......Saya termasuk yang percaya....... Orang tidur kok ditanya....Yang menjawab yang jaga mungkin......

    Maka perluwasan peran perpustakaan harus hati hati mengingat sosiologi lingkungan. Seperi Indonesia mau maju juga pelan2. Semoga proyeksi ini akan mengarah ke sana......sehingga minimal meja kursi perpustakaan mulai di tata lebih SERSAN (serius tapi santai) juga untuk mengantisipasi teman tapi mesran (temes). Demikiyan besok ketemu lagi. Tri maa KSH.
    ....

  • Link Komentar Diklat DIY Kamis, 08 Agustus 2019 08:09 ditulis oleh Diklat DIY

    @Rusdi Pim III akan dilaksanakan kembali tahun depan, tahun ini sudah selesai pelaksanaannya

  • Link Komentar Rusdi Rabu, 07 Agustus 2019 20:22 ditulis oleh Rusdi

    Pak ijin bertanya apakah diklat PIM III tuk tahun ini masih di buka ya pendaftarannya

  • Link Komentar Diklat DIY Selasa, 23 Juli 2019 07:18 ditulis oleh Diklat DIY

    @Suradi diklat pbj telah kami laksanakan 2 angkatan pd bulan Maret (akt I) dan April (akt 2). Selanjutnya akan kami laksanakan lagi pada tahun depan

  • Link Komentar Suradi Minggu, 21 Juli 2019 10:06 ditulis oleh Suradi

    Assalamualaikum wr wb
    Diklat barang dan jasa ada gak dalam bulan agustus september

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 15 Juli 2019 15:01 ditulis oleh Diklat DIY

    @Sion Tarima untuk Informasi mengenai alur penerimaan diklat pim bisa ditanyakan ke Bu Supriyatun selaku Kepala Subbidang Kerjasama dan Kepesertaan dengan kontak person 0812-2696-663

  • Link Komentar Sion Tarima Senin, 15 Juli 2019 14:22 ditulis oleh Sion Tarima

    Slmt sore,kami mohon bantuanya kirimkan kami Bagan atau struktur seleksi penerimaan diklat pim 4,agar kami dapat kembangkan di daerah kami.makasih

  • Link Komentar Diklat DIY Selasa, 25 Juni 2019 19:35 ditulis oleh Diklat DIY

    @Fatmuanis Mohon maaf saat ni bandiklat diy belum menjadi BLUD sehingga untuk mekanisme penyelenggaraan masih harus dianggarkan sebelumny melalui apbd..

  • Link Komentar Fatmuanis Jumat, 21 Juni 2019 19:41 ditulis oleh Fatmuanis

    Selamat malam, kami dari BATAN mohon info adakah lembaga penyelenggara PIM IV yg dapat menampung 25 peserta dari BATAN, dg pembayaran mekanisme PNBP

  • Link Komentar Fatmuanis Jumat, 21 Juni 2019 19:40 ditulis oleh Fatmuanis

    Selamat malam, kami dari BATAN mohon info adakah lembaga penyelenggara PIM IV yg dapat menampung 25 peserta dari BATAN, dg pembayaran mekanisme PNBP

  • Link Komentar Alip Sworo. Jalan Purwo    Rejo Kamis, 16 Mei 2019 10:21 ditulis oleh Alip Sworo. Jalan Purwo Rejo

    Iqro' dengan wayang. Media Pembelajaran yang bisa ditiru oleh semua lembaga pendidikan termasuk BADAN DIKLAT (BD). Lebih lebih praktisi atau Pimpinan Sektor Publik bukanlah Konseptor, sehingga penajaman sebagai praktisi harus diperdaalam. Efektivitas itu menjadi basis kinerja sektor publik. Nah oleh karena itu diperlukan Widyaiswara yang lebihbanyak menguasai konsep praktis. Tetapbernafaskanbirokrasi tetapibirokrasi yang praktis untuk menjembatani serangan perubahan global yang semakin cepat. Contoh. BANDARA YAI Kulon Progo , kita akui dengan jujur kecepatan dan atau kecermatan pembangunannya. Maka tidak terhindarkan manajemen sektor publik segera MENYESUAIKAN. Contoh. Dampak multi player bandara baru segera DIANTISIPASI, baik jalur lalu lintas, tanda arah oleh dinas perhubungan maupun TATA KOTANYA. Termasuk wilayah penyangga bantul, kota, wonosari, sleman, borobudur.
    Pendidikan Kedinasan termasuk BADAN DIKLAT harus gerak cepat jangan ketinggalan dengan Para INSINYUR kita. Nah walaupun IPS harus bisa cepat...........tri maa ksh.

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 15 Mei 2019 07:33 ditulis oleh Diklat DIY

    @Makaria jipai. S. Sos, mohon maaf Ibu kirim data melalui apa ?JIka melalui email, bisa dikirim ulang dengan memberi keterangan pada subjek, atau bisa menghubungi melalui Ibu Supriyatun, S.Sos di Nomor HP. 0812 2696 663. Terima kasih

  • Link Komentar Makaria jipai. S. Sos Selasa, 14 Mei 2019 12:02 ditulis oleh Makaria jipai. S. Sos

    Mt siang mf data yg kemarin kami isi apa bisa lihat kembali ke, n cara lihatnya dimana.

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 08 April 2019 09:05 ditulis oleh Diklat DIY

    Bpk @faizal nuralam pada tahun ini kami tidak menyelenggarakan Diklat Perancang Peraturan Perundang-Undangan

  • Link Komentar faizal nuralam Minggu, 10 Maret 2019 06:30 ditulis oleh faizal nuralam

    tahun 2019 apakah ada diklat perancang peraturan perundang-undangan,
    ditunggu jawaban di email abangichal73@gmail,com

  • Link Komentar Diklat DIY Jumat, 07 Desember 2018 10:13 ditulis oleh Diklat DIY

    @Bpk Julianus, untuk jadwal pelaksanaan pim 4 akan kami update di website ini dalam beberapa hari ke depan, terimakasih atas atensinya.

  • Link Komentar Julianus alfius iek Senin, 03 Desember 2018 08:53 ditulis oleh Julianus alfius iek

    Tolong berikan jadwal diklat pim 4 tahun 2019 karna kami di papua bau ikut tapi tdk tau info kapan pelaksanaan,jadwal dan dimana tempat pelaksanaanya

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 27 Agustus 2018 06:24 ditulis oleh Diklat DIY

    @Bpk Michael, untuk tahun 2018 ini, Diklat PIM IV sudah terlaksana, namun kami masih membuka pendaftaran untuk Diklat PIM IV di tahun 2019.

    Terimakasih

  • Link Komentar Mïchael f Thesia Minggu, 26 Agustus 2018 10:15 ditulis oleh Mïchael f Thesia

    Slmt siang.
    Ijin.
    Pelaksana pim IV masih terbuka pendaftarannya.
    Kami dari papua.
    Mohon petunjuknya

  • Link Komentar Diklat DIY Kamis, 05 April 2018 10:32 ditulis oleh Diklat DIY

    @Bpk Sutiyono, pada tahun 2018 ini kami akan melaksanakan Diklat PPNS dengan peserta seluruhnya dari PNS Pemda DIY pada bulan Oktober 2018.

    Terimakasih

  • Link Komentar Sutiyono Rabu, 04 April 2018 16:27 ditulis oleh Sutiyono

    Maaf kami dari kab. Blora, mau menanyakan apakah ada di tahun 2018 untuk diklat ppns,terimakasih

  • Link Komentar Diklat DIY Kamis, 21 Desember 2017 17:50 ditulis oleh Diklat DIY

    @Primagama, sebelumnya kami sampaikan ucapan terima kasih, namun dapat kami informasikan bahwa di tahun 2018 mendatang belum ada rencana diklat bhs inggris.

  • Link Komentar Primagama english Kamis, 21 Desember 2017 13:24 ditulis oleh Primagama english

    Apakah ada diklat bahasa inggris? Jika diperkenankan, primagama english bisa menjalin kerjasama dgn balai diklat jogja spt test TOEFL, conversation. Hub: 085 7258 55337. Kami siap membantu.

  • Link Komentar Diklat DIY Minggu, 10 Desember 2017 15:18 ditulis oleh Diklat DIY

    @Bpk Frans, untuk kontak person bisa menghubungi salah satu nomor berikut:

    1. Zuli Murpuji Astuti, SS - Nomor HP. 0822 2555 3672
    2. Drs. Pitarto, M.Si - No. HP 0821 3382 5717

  • Link Komentar Frans PA Wambrauw Sabtu, 09 Desember 2017 14:33 ditulis oleh Frans PA Wambrauw

    senin, 18 Desember sebab hari jumat 15 Desember baru nyampai di Yogya Aku.

Terbaru

4622836
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
859
1382
43056
85395

IP Anda: 34.238.194.166