Rabu, 28 Agustus 2019 15:30

Penutupan Diklat Kearsipan Tahun 2019

Yogyakarta – Pada hari Rabu, 28 Agustus 2019 Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY) melaksanakan penutupan Diklat Kearsipan Tahun 2019.

 

Acara penutupan diklat diawali dengan penyampaian pesan dan kesan oleh salah satu orang perwakilan peserta dan dilanjutkan dengan laporan penutupan oleh Kepala Bidang Teknis Fungsional, Ibu Tuty Amalia, SH., M.Si.

 

Dalam laporannya, Ibu Tuty Amalia menjelaskan bahwa maksud pelaksanaan Diklat Kearsipan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta di bidang kearsipan untuk menunjang ketersediaan arsip secara cepat, tepat dan lengkap dalam pelalaksanaan tugas kedinasan.

 

Tujuannya adalah terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) handal di bidang kearsipan sehingga terselenggara pengelolaan arsip yang tertib dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

 

Diklat Kearsipan Tahun 2019 dilaksanakan mulai tanggal 12 Agustus 2019 s.d. 28 Agustus 2019 selama 12 hari kerja dengan sistem on-off class, tempat pelaksanaan di Kampus Badan Diklat DIY.

 

Ibu Tuty Amalia melanjutkan, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan oleh penyelenggara, 30 peserta Diklat Kearsipan Tahun 2019 dinyatakan LULUS SEMUA, dengan kualifikasi kelulusan: Predikat Memuaskan sejumlah 5 orang dan Predikat Baik sejumlah 25 orang.

 

Berikut peringakt 5 (lima) besar terbaik Diklat Kearsipan Tahun 2019:

1.       Regina Indah Piculima, A.Md., dari RS. Jiwa Grhasia dengan predikat Memuaskan

2.       Hendi Primawan, S.IP., dari Paniradya Kaistimewaan dengan predikat Memuaskan

3.       Titis Rahayungtiar, S.Sn., dari Biro Umum, Humas, dan Protokol dengan predikat Memuaskan

4.       Murjono, S.PT., dari Sekretariat DPRD dengan predikat Memuaskan

5.       Latifa Hanum, A.Md., dari BKD DIY dengan predikat Memuaskan

 

Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, bahwa kearsipan semakin memiliki kedudukan yang strategis. Sumber Daya Manusia yang siap dan memahami konsep kearsipan serta dapat mengaplikasikan pelaksanaan tugas dibutuhkan untuk mengkondisikan pengelolaan arsip yang efektif, efisien, dan sistemik.

 

“Upaya meningkatkan kompetensi di bidang kearsipan salah satunya adalah dengan mengikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan teknis bidang kearsipan. Tujuan dari pelatihan yang bersifat teknis ini adalah agar materi yang disampaikan benar-benar mendorong setiap peserta untuk dapat melaksanakan tugas kearsipan secara proporsional,” ujar Bapak Kuncoro Cahyo Aji.

 

Beliau berharap kepada peserta, ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama pendidikan dan pelatihan nantinya dapat diterapkan di instansi masing-masing. (hdk)

Telah dibaca 45 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4743948
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
1552
2895
81983
82185

IP Anda: 34.237.76.91