Senin, 22 Juli 2019 11:23

Pembukaan Diklat Pengkaderan Administrator Tahun 2019

Yogyakarta – Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY) melaksanakan pembukaan Diklat Pengkaderan Administrator Tahun 2019 yang dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juli 2019 bertempat di Kampus Badan Diklat DIY, Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

 

Diklat Pengkaderan Administrator Tahun 2019 dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Pemerintah Daerah DIY, Bapak Drs. Tavip Agus Riyanto, M.Si., mewakili Sekretaris Daerah DIY.

 

Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., dalam laporan pembukaannya menjelaskan, Diklat Pengkaderan Administrator diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Pemda DIY di bidang pemerintah, perencanaan pembangunan daerah, manajemen keuangan, dan keistimewaan Yogyakarta sehingga siap dan mampu menjadi calon pejabat struktural pada level administrator.

 

Sasarannya adalah meningkatkan kapasitas SDM Pemda di bidang manajemen pemerintah, perencanaan pembangunan daerah, manajemen keuangan, dan keistimewaan Yogyakarta.

 

Diklat Pengkaderan Administrator Tahun 2019 dilaksanakan pada tnggal 22 Juli 2019 s.d. 30 Agustus 2019 selama 26 hari kerja di Kampus Badan Diklat DIY dengan sistem on-off class dn peserta tidak diasramakan.

 

Peserta Diklat Pengkaderan Administrator Tahun 2019 adalah pejabat struktural Eselon IV di lingkungan Pemda DIY yang telah lolos sistem Talent Pool sebanyak 30 orang.

 

Bapak Tavip Agus Riyanto dalam sambutannya menjelaskan, sumber daya manusia aparatur merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi pemerintahan karena dengan apapaun bentuk dan tujuannya, sebuah organisasi pemerintahan akan dilaksanakan berdasarkan visinya dan digunakan untuk kepentingan bersama.

 

“Sebagai unsur pimpinan Aparatur Sipil Negara, kita harus selalu menyiapkan diri sebagai unsur aparatur yang berkualitas, disiplin, dan tegar, harus memahami dan menghayati benar-benar paradigma baru pelayanan aparatur pemerintahan yaitu satu paradigma yang menempatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat di atas segala-galanya,” terang Bapak Tavip Agus Riyanto.

 

Beliau menambahkan, dengan pelatihan maka akan meningkatkan keahlian-keahlian, pengalaman, pengetahuan, dan sikap/perilaku yang lebih baik sehingga akan meningkatkan wawasan, profesionalisme, dan kompetensi, terutama dalam menempatkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan.

 

“Kembangkanlah keterampilan manajemen, baik konseptual, interaksi antara sesama rekan, dan kamampuan teknis, karena kompleksitas dalam mengelola pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawab saudara, mau tidak mau membutuhkan kemampuan manajemen yang baik agar terbentuk sikap kemandirian dan mampu mengelola tugas dan tanggung jawab secara terencana dan berhasil,” tutup Bapak Tavip Agus Riyanto.

 

 

(hdk)

Telah dibaca 194 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4629728
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
0
35728
2439

IP Anda: 35.175.191.168