Print halaman ini
Selasa, 07 Mei 2019 12:20

Kepala Badan Diklat DIY menyampaikan Ceramah kepada Peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan VII 2019

Yogyakarta – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY), Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., menyampaikan ceramah tentang Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur dan Nilai-Nilai Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

Ceramah disampaikan kepada peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III Angkatan VII Tahun 2019 pada hari Selasa, 7 Mei 2019 di Gedung Menza, Kampus Badan Diklat DIY. Dalam ceramahnya Bapak Kuncoro Cahyo Aji menerangkan tentang Agenda Latsar CPNS.

 

Lebih jauh Bapak Kuncoro Cahyo Aji menjelaskan, ada 4 agenda Latsar CPNS yang mesti dilalui oleh peserta, antara lain Agenda Sikap dan Perilaku Bela Negara, Agenda Nilai-Nilai Dasar CPNS, Agenda Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI, dan Agenda Habituasi.

 

Materi dalam Agenda Sikap Perilaku Bela Negara meliputi Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara, Analisis Isu Kontemporer, dan Kesiapsiagaan Bela Negara.

 

Materi dalam Agenda Nilai-Nilai Dasar PNS meliputi Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.

 

Materi dalam Agenda Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI meliputi Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government.

 

Dan materi dalam Agenda Habituasi adalah aktualisasi melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah diperoleh melalui berbagai mata pelatihan yang telah dipelajari.

 

Bapak Kuncoro Cahyo Aji menerangkan, agenda-agenda dalam Latsar CPNS yang diikuti oleh peserta bertujuan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat proresionalisme serta kompetensi bidang.

 

Bapak Kuncoro Cahyo Aji berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya agar terbentuk menjadi ASN yang berbeda dari pandangan negatif yang selama ini berkembang di masyarakat.

 

 

(hdk)

Telah dibaca 81 kali