Print halaman ini
Kamis, 04 April 2019 10:17

Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III dan Golongan II Angkatan I Tahun 2019

Yogyakarta – Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY) melaksanakan pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III dan Golongan II Angkatan I Tahun 2019 pada hari Jumat, 5 April 2019 di gedung Menza, Kampus Badan Diklat DIY, Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

 

Latsar CPNS Golongan III dan Golongan II Angkatan I Tahun 2019 dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat, Ibu Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si., mewakili Sekda DIY. Pada kesempatan tersebut hadir juga tamu undangan dari Badan Kepegawaian Daerah DIY, pejabat struktural dan Widyaiswara Badan Diklat DIY.

 

Dalam laporan pembukaan, Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., menerangkan, Latsar CPNS  dilaksanakan atas dasar hukum Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara RI Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

 

Lebih jauh Bapak Kuncoro Cahyo Aji menjelaskan, bahwa Latsar CPNS bertujuan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

 

Pelaksanaan Latsar CPNS Golongan III dan Golongan II Angkatan I Tahun 2019 bertempat di Badan Diklat DIY kurang lebih selama 51 hari dimulai pada 4 April 2019 s.d 17 Juni 2019 dengan sistem on off class, peserta diasramakan.

 

Agenda Latsar CPNS meliputi:

1.       Agenda Sikap Perilaku Bela Negara

2.       Agenda Nilai-Nilai Dasar PNS

3.       Agenda Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI

4.       Agenda Habituasi

 

Peserta Latsar CPNS Golongan II Angkatan I Tahun 2019 berjumlah 43 orang dengan rincian sebagai berikut:

1.       Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah DIY : 1 orang

2.       Dinas Kesehatan DIY : 29 orang

3.       Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, Sumber Daya Mineral DIY : 1 orang

4.       Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY : 4 orang

5.       Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY : 1 orang

6.       Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY : 4 orang

7.       Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY : 1 orang

8.       Paniradya Keistimewaan DIY : 1 orang

9.       Sekretariat DIY : 1 orang

 

 

 

Sementara peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan I Tahun 2019 berjumlah orang 40 dengan rincian sebagai berikut:

1.       Badan Kepegawaian Daerah DIY                : 1 orang

2.       Badan Pendapatan Keuangan dan Aset DIY : 1 orang

3.       Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DIY : 1 orang

4.       Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY : 1 orang

5.       Dinas Kebudayaan DIY : 1 orang

6.       Dinas Kelautan dan Perikanan DIY : 2 orang

7.       Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY : 2 orang

8.       Dinas Pariwisata DIY : 1 orang

9.       Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral DIY : 4 orang

10.   Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY : 15 orang

11.   Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY : 1 orang

12.   Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY : 1 orang

13.   Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY : 1 orang

14.   Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY : 2 orang

15.   Dinas Sosial DIY : 1 orang

16.   Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY : 2 orang

17.   Inspektorat DIY : 1 orang

18.   Paniradya Keistimewan DIY : 1 orang

 

Ibu Arofa Noor Indriani dalam sambutannya menerangkan bahwa PNS memainkan peranan penting dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya serta ketaatannya juga tanggung jawabnya kepada negara.

 

“Kami menaruh harapan yang besar kepada Latsar CPNS ini nantinya mampu menjadi PNS yang visioner, kreatif, berkualitas serta mampu menjadi pioner dalam kemaslahatan masyarakat, mampu mensinergikan semangat pengabdian dengan peningkatan kemampuan yang berakar dari pengetahuan serta wawasan yang saudara dapatkan dan kuasai dari pelatihan ini,” tegas Ibu Arofa Noor Indriani.

 

Ibu Arofa Noor Indriani juga berpesan kepada peserta agar dapat menjaga kesehatan fisiknya karena banyak aktivitas yang mesti diikuti dan itu membutuhkan kebugaran fisik yang baik, sehingga apabila fisik baik maka ilmu yang diperoleh dapat diterima dengan baik.

 

“Image dulu PNS itu zona nyaman, sekarang sudah berubah, sekarang PNS itu zona kompetitif, maka dari itu kami tekankan mengapa selama pelatihan untuk menjaga kesehatan,” lanjut Ibu Arofa Noor Indriani.

 

 

(hdk)

Telah dibaca 158 kali