Kamis, 21 Maret 2019 10:09

Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IV Tahun 2019

Yogyakarta – Hari Kamis, 21 Maret 2019 dilaksanakan pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IV Tahun 2019 di Gedung Menza, Kampus Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY), Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

 

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IV Tahun 2019 dibuka secara langsung oleh Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat, Ibu Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si., mewakili Sekda DIY.

 

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh para tamu undangan dari instansi pengirim, pejabat struktural dan widyaiswara Badan Diklat DIY.

 

Kepala Badan Diklat DIY, Bpk Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., dalam lapaoran pembukaan menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya Diklat Kepemimpinan Tingkat IV adalah untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada Pejabat Struktural Eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

 

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IV Tahun 2019 dilaksanakan mulai tanggal 20 Maret s.d. 3 Agustus 2019 selama 103 hari dengan sistem on class dan off class.

 

Berikut peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IV Tahun 2019:

1.       Pemda DIY: 7 orang

2.       Pemkot Yogyakarta DIY: 1 orang

3.       Pemkab Sleman DIY: 10 orang

4.       Pemkab Bantul DIY: 6 orang

5.       Pemkab Gunungkidul DIY: 2 orang

6.       Pemkab Kebumen, Jawa Tengah: 2 orang

7.       Pemkab Bengkalis, Riau: 5 orang

8.       Pemkab Belitung Timur, Bangka Belitung: 7 orang

 

Ibu Arofa Noor Indriani dalam sambutannya menyampaikan SDM Aparatur merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi pemerintahan karena dengan apapun bentuk dan tujuannya sebuah organisasi pemerintahan digunakan untuk kepentingan bersama.

 

Mengingat adanya perubahan dan perkembangan keadaan yang begitu cepat maka aparatur pemerintahan dituntut memiliki daya kreativitas dan semangat juang yang tinggi.

 

“Kita harus memahami dan menghayati benar-benar paradigma baru aparatur pemerintahan yaitu suatu paradigma yang menempatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat di atas segala-galanya atau dalam arti lain bagaimana kita bisa menempatkan diri kita sebagai pelayan atau agen masyarakat yang baik,” tutup Ibu Arofa Noor Indriani

 

 

(hdk)

Telah dibaca 143 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4560029
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
90
3327
65644
56677

IP Anda: 35.171.183.163