Selasa, 19 Februari 2019 10:17

Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2019

Yogyakarta – Pada hari Selasa, 19 Februari 2019 Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY) melaksanakan pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2019.

 

Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Bapak Drs. H. Umar Priyono, M.Pd., membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2019. Pada kesempatan tersebut, pembukaan juga dihadiri oleh para tamu undangan dari instansi pengirim, pejabat struktural dan widyaiswara Badan Diklat DIY.

 

Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., dalam laporan penyelenggaraan menyebutkan, bahwa tujuan pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV adalah membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada Pejabat Struktural Eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

 

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2019 dilaksanakan mulai tanggal 18 Februari s.d. 4 Juli 2019 selama 103 hari dengan sistem on class dan off class.

 

Tahapan dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV meliputi: Tahap Diagnosa Kebutuhan Perubahan, Tahap Membangun Komitmen Bersama, Tahap Merancang Perubahan dan Membangun Tim, Tahap Laboratorium Kepemimpinan, dan Tahap Evaluasi.

 

Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2019 sebagai berikut:

1.       Pemerintah Daerah DIY: 11 orang

2.       Pemerintah Kota Yogyakarta DIY: 16 orang

3.       Pemerintah Kabupaten Bantul DIY: 4 orang

4.       Pemerintah Kabupaten Gunungkidul DIY: 2 orang

5.       Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat: 5 orang

Bapak Umar Priyono kepada peserta menjelaskan, selama mengikuti diklat para peserta akan dibentuk attitude, skill, dan knowledge-nya untuk bermental korsa menjadi pemimpin perubahan, agenda perubahan menjadi rancang bangun diklat kepemimpinan sekarang ini.

 

“Mari sama-sama kita siapkan diri bertransformasi untuk hal-hal yang mungkin berbeda dari zona kebiasaan sehari-sehari sehingga nanti selama diklat banyak hal yang berbeda dengan biasanya, yang justru menurut pandangan saya, ketika mengikuti diklat ada baiknya kalau pengetahuan-pengetahuan kita yang ada kita manfaatkan sebagai potensi intelektual untuk mengembangkan diri seperlunya,” tambah Bapak Umar Priyono.

 

Menurut beliau, apapun posisi yang sekarang dijabat oleh para peserta harus menjadi tantangan tersendiri untuk mendedikasikan kemampuannya sebagai Aparatur Sipil Negara dimanapun berada.

 

“Saya hanya bisa berdoa  kepada Bapak Ibu sekalian, mudah-mudahan Bapak Ibu merampuingkan Diklat Pim 4 secara bersama-sama dengan baik,” tutup Bapak Umar Priyono.

 

 

(hdk)

Telah dibaca 136 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4417198
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
1086
1592
40702
61942

IP Anda: 18.234.88.196