Senin, 11 Februari 2019 09:00

Pembukaan Diklat Training of Facilitator Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019

Yogyakarta – Pada hari Senin, 11 Februari 2019 dilaksanakan Pembukaan Diklat Training of Facilitator (TOF) Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 bertempat di Kampus Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY), Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul. TOF Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2019 merupakan kerjasama antara Badan Diklat DIY dengan Pusdiklat Teknis dan Fungsional Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

 

Diklat TOF Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2019 dibuka oleh Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si., dan dihadiri oleh Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara, Ibu Erna Irawati, S.Sos., M.Pol. Adm., Sekretaris Badan Diklat DIY, Bapak Drs. Wiryawan Sudianto, M.Si., para pejabat struktural, dan widyaiswara Badan Diklat DIY.

 

Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan oleh Bapak Wiryawan Sudianto. Dalam laporannya, Bapak Wiryawan Sudianto menyebutkan bahwa tujuan dari penyelenggaraan diklat adalah untuk mempersiapkan tenaga pengajar Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil yang memiliki sertifikasi kompetensi fasilitator yang terakreditasi oleh LAN RI.

 

Tujuan khusus diklat tersebut adalah (1) meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran yang diindikasikan dengan kualifikasi, pengalaman dan keahlian yang sesuai dengan program Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil; (2) meningkatkan kemampuan dalam penguasaan substansi mata diklat yang diajarkan yang diindikasikan dengan kualifikasi, pengalaman dan keahlian untuk mengajar pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Sementara sasaran Penyelenggaraan TOF Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil adalah Tenaga Kediklatan pada Diklat Prajabatan yang berjumlah 40 orang.

 

Pelaksanaan Diklat TOF Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dimulai tanggal 11 Februari 2019 s.d. 16 Februari 2019, selama 6 hari bertempat di Kampus Badan Diklat DIY. Peserta Diklat adalah ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY sebanyak 40 orang.

 

Dalam sambutannya, Bu Erna Irawati menjelaskan, bahwa selama 3 tahun telah terjadi perubahan pada nama dan mekanisme dalam penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS. “Dulu pada akhir tahun 2016 dan menjelang tahun 2017, sebutannya adalah prajabatan kemudian diubah menjadi Pelatihan Dasar  dengan mekanisme yang total berbeda dengan yang lama, 30 hari di kelas, off untuk aktualisasi di tempat kerja selama kurang lebih 2 bulan” terang Bu Erna Irawati.

 

Beliau melanjutkan, pada tahun 2018 terjadi perubahan lagi dengan waktu yang masih sama namun ada penambahan materi, yakni Bela Negara. “Bela Negara yang dimaksud adalah penguatan bahwa kita sebagai PNS harus siap sedia untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi peranannya berbeda, lebih kepada ideologi,” ungkap Ibu Erna Irawati.

 

Dan pada tahun 2019, terang Bu Erna Irawati, terjadi perubahan lagi dari sisi durasi dan proses pembelajaran. Durasi waktu di kelas pada Pelatihan Dasar Tahun 2019 disusun lebih pendek yakni 18 hari ditambah 3 hari yang boleh digunakan untuk kembali ke kampus atau tidak.

 

Proses pembelajaran pada Pelatihan Dasar Tahun 2019 akan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, dalam hal ini yang dimaksud adalah pemanfaatan e-learning untuk membuat efisien dan efektif program pembelajaran.

 

Perubahan pada proses pembelajaran ini juga merupakan bagian dari perubahan paradigma bahwa tanggung jawab untuk mengembangkan kompetensi tidak melulu diserahkan sepenuhnya kepada pengelola SDM atau bagian kepegawaian atau lembaga diklat tetapi diharapkan instansi juga turut bertanggun jawab.

 

Sementara itu, Bapak Kuncoro Cahyo Aji menerangkan, Pelatihan dasar dilaksanakan dalam rangka membentuk nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi bagi profesi PNS. Kompetensi tersebut yang kemudian berperan dalam membentuk karakter PNS yang kuat, yaitu PNS yang mampu bersikap dan bertindak secara profesional, produktif, efisien, dan efektif dalam melayani masyarakat.

 

“diperlukan tenaga-tenaga pengajar yang memiliki kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran yang diindikasikan dengan kualifikasi, pengalaman, dan keahlian yang sesuai dengan program Pelatihan Dasar CPNS,” tegas Bapak Kuncoro Cahyo Aji

 

 

 (hdk)

Telah dibaca 308 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4429403
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
23
1349
52907
61942

IP Anda: 54.87.61.215