Kamis, 02 Agustus 2018 10:17

GKR Mangkubumi menyampaikan Ceramah Kepemimpinan dan Pembangunan kepada peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI dan Angkatan VIII Tahun 2018

Yogyakarta – Kepemimpinan Inovatif dalam Era Pembangunan menjadi tema materi yang disampaikan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi saat menyampaikan ceramah kepada peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI dan Angkatan VIII Tahun 2018 pada hari Kamis, 2 Agustus 2018 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam ceramahnya, GKR Mangkubumi menerangkan, Hamangku, Hamengku, dan Hamengkoni merupakan filosofi kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono I dalam menjalankan kerajaannya. Filosofi itu kemudian diturunkan sampai pada Sri Sultan Hamengku Buwono X yang menjabat sebagai Gubernur DIY yang memimpin Pemerintah Daerah di DIY.

Hamangku menandakan sifat kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingannya sendiri dengan lebih banyak memberi ketimbang menerima. Hamengku menunjukkan tugas melindungi sesama tanpa memandang kedudukan sosial, termasuk mereka yang tak menyukainya. Dan, Hamengkoni berarti penggunaan kekuatan untuk mewujudkan kemakmuran rakyat di jalan Allah.

Lebih jauh GKR Mangkubumi menerangkan, implementasi nilai-nilai kepemimpinan dituangkan dalam visi dan misi Gubernur DIY tahun 2017 – 2022. “Visi Gubernur DIY itu adalah Menyongsong Abad Samudra Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Yogyakarta,” sebut GKR Mangkubumi. Sementara misinya dikenal dengan nama Lima Kemuliaan atau Pancamulia.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, lanjut GKR Mangkubumi, maka inovasi pembangunan di DIY melibatkan berbagai stakeholder terkait, diantaranya: Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, swasta, civitas akademia (universitas di DIY), masyarakat yang terdiri budayawan, seniman, organisasi masyakarat, mahasiswa, dan pelajar, dan Kraton Yogyakarta serta Puro Pakualam.

GKR Mangkubumi mengutip yang disampaikan oleh Gubernur DIY kepada Aparatur Sipil Negara di DIY, PNS diharapkan mempunyai kreativitas inovasi, disamping itu juga mampu membangun solidaritas, membangun integritas sebagai PNS yang baik, menjadi PNS yang tidak melanggar hukum, penuh kreativitas dan inovasi, tahu bagaimana melayani masyarakat, memotivasi masyarakat untuk bisa tumbuh dan berkembang sejahtera, mandiri dan punya komitmen tinggi di dalam upaya membangun masa depan masyarakat Yogyakarta.

 

(Tim Peliput)

Telah dibaca 182 kali
Login to post comments

Terbaru

4174151
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
33
1263
15681
42652

IP Anda: 52.91.185.49