Selasa, 10 April 2018 19:30

Kepala Divisi Adminstrasi Kanwil Kemenkumham DIY memberikan Ceramah kepada Peserta Diklat Fungsional Calon Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-Undangan Tahun 2018

Yogyakarta – Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Anjar Anggono, SH., MH., memberikan ceramah kepada peserta Diklat Fungsional Calon Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-Undangan Tahun 2018.

Ceramah disampaikan pada hari Selasa, 10 April 2018 bertempat di Kampus Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul dengan topik Membangun Budaya Kerja PASTI.

Bapak Anjar Anggono menjelaskan, reformasi birokrasi pada dasarnya bertujuan untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakter adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih, dan bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Adapun budaya kerja yang hendak dibangun untuk mendukung reformasi birokrasi tersebut yaitu budaya organisasi, budaya kerja, nilai organisasi, etos kerja, dan pola pikir.

Budaya Organisasi, merupakan sistem nilai bersama dalam suatu organisasi yang menjadi acuan bagi pegawainya dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi. Budaya Kerja, merupakan sikap dan perilaku individu  dan kelompok yang didasari atas nilai-nilai yang diyakini sebagai kebenaran. Nilai Organisasi, merupakan dasar acuan dan motor penggerak motivasi, sikap dan tindakan, nilai organisasi harus sejalan dengan visi dan misi organisasi. Etos Kerja, merupakan paradigma kerja yang diwujudkan secara nyata berupa perilaku khas kerja mereka. Pola Pikir, merupakan kerangka mental yang membangun sebuah makna tertentu, yang menentukan pandangan, sikap dan perilaku.

Lebih jauh, Bapak Anjar Anggono menjelaskan Rencana Strategis 2015-2019 Tata Nilai Kemenkumham yakni, Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif yang disingkat PASTI.

Perubahan pada pola pikir dan budaya kerja aparatur, lanjut Bapak Anjar Anggono, diharapkan akan menghasilkan birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi. “Diperlukan sosok aparatur yang mampu melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi nilai-nilai dan menciptakan etos kerja yang lebih tanggung jawab,” tegas Bapak Anjar Anggono.

 

(Tim Peliput)

Telah dibaca 165 kali
Login to post comments

Terbaru

4059948
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
4
1869
36466
43024

IP Anda: 54.198.205.153