Senin, 02 April 2018 10:36

Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2018

Yogyakarta –Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Istimewa Yogyakarta (Badan Diklat DIY), melaksanakan pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2018 pada hari Senin, 2 April 2018 bertempat di Kampus Badan Diklat DIY, Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Hadir dalam pembukaan tersebut Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, Bapak Drs. Bayu Haryana, M.Si., mewakili Sekretaris Daerah DIY, Plh. Kepala Badan Diklat DIY, Bapak Drs. Sukasdi, MM., tamu undangan dari instansi pengirim, pejabat struktural dan Widyaiswara Badan Diklat DIY.

Dalam laporan pembukaan, Bapak Sukasdi menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV adalah untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada pejabat struktural Eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2018 dilaksanakan mulai tanggal 1 April s.d. 16 Agustus 2018 di Kampus Badan Diklat DIY dengan sistem on class dan off class. Tahapan dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV meliputi: Tahap Diagnosa Kebutuhan Perubahan, Tahap Membangun Komitmen Bersama, Tahap Merancang Perubahan dan Membangun Tim, Tahap Laboratorium Kepemimpinan, dan Tahap Evaluasi.

Jumlah peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III Tahun 2018 berjumlah 40 orang peserta yang berasal dari:

1.       Pemerintah Daerah DIY: 6 orang

2.       Pemerintah Kota Yogyakarta DIY: 7 orang

3.       Pemerintah Kabupaten Sleman DIY: 4 orang

4.       Pemerintah Kabupaten Bantul DIY: 11 orang

5.       Pemerintah Kabupaten Gunungkidul DIY: 5 orang

6.       Pemerintah Kabupaten Kulon Progo DIY: 5 orang

7.       Pemerintah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah: 2 orang

Bapak Bayu Haryana saat menyampaikan sambutan Sekda dIY menjelaskan, kondisi birokrasi saat ini masih memperlihatkan mindset aparatur yang perlu diubah, tidak hanya struktur dan fungsinya tetapi juga perilaku aparaturnya. Perubahan perilaku aparatur memberi kesadaran baru bahwa pemerintah dibentuk tidak untuk melayani diri sendiri tetapi melayani masyarakat.

Lebih jauh Bapak Bayu Haryana menjelaskan, perubahan perilaku tersebut berasal dari mesin politik di masa lalu, dimana masyarakat melihat masih ada kesenjangan antara kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan dengan kinerja nyata yang dihasilkan.

Fenomena kesenjangan semacam inilah yang menjadi bukti bahwa aparatur pemerintah masih memiliki kompetensi yang kurang optimal yang mengakibatkan rendahnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan kegiatan pembangunan, dan pelayanan konkrit di instansi pemerintah.

Menurut Bapak Bayu Haryana, kehadiran peserta dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini telah menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap pembangunan sumber daya aparatur di daerah masing-masing.

“Saya berharap keikutsertaan pada diklat kepemimpinan ini bukan hanya didasari kewajiban untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk menduduki jabatan struktural Eselon 4, akan tetapi merupakan perwujudan dari upaya kita bersama dalam rangka mengembangkan kompetensi para pejabat struktural Eselon 4 sesuai dengan tuntutan, aturan, dan kompetensi yang diharapkan,” terang Bapak Bayu Haryana.

Pelaksanaan tugas pada jabatan struktural Eselon 4 baik di pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dapat berlangsung secara efektif dan efisien apabila ASN yang menduduki jabatan struktural telah memiliki kompetensi yang dipersyaratkan. Kompetensi tersebut diindikasikan dengan kemampuan dalam menguasai secara teknis bidang tugasnya masing-masing dan kemampuan untuk menempatkan kode etik dan dituntut di bidang tugasnya, dan kemampuan untuk menunjukkan komitmen dalam melaksanakan tugas dan jabatannya.

“Melalui Diklat Kepemimpinan Tingkat 4 pola baru yang diikuti ini diharapkan dapat membentuk Bapak Ibu menjadi pemimpin-pemimpin perubahan yang mampu memperbaiki kualitas sektor publik di daerah masing-masing dan dengan kapasitas yang dimiliki diharapkan mampu melakukan perbaikan dan perubahan terhadap kinerja di instansiny masing-masing,” tutup Bapak Bayu Haryana

 

(Tim Peliput)

Telah dibaca 132 kali
Login to post comments

Terbaru

3962902
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
278
1424
30390
22437

IP Anda: 23.20.223.212