Senin, 11 September 2017 16:17

Sistem Evaluasi Pertanggungjawaban Pembangunan Daerah (SENGGUH) DIY

Judul proyek perubahan di atas disusun oleh peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Tahun 2017 yaitu Bapak Wisnu Hermawan, SP., MT, Kepala Sub Bidang Pengendalian APBD Bappeda DIY.

Pembangunan sistem e-evaluasi merupakan komitmen Pemda DIY dalam menjalankan kebijakan reformasi birokrasi yang bertumpu pada optimalisasi berbasis IT sebagaimana arahan Pemerintah untuk melakukan pengembangan e-performanced based budgeting. Pengembangan sistem aplikasi SENGGUH semakin urgen dilakukan mengingat capaian penilaian komponen evaluasi dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan yang dikeluarkan Kementerian PAN dan RB dan rekomendasi BPK, memberikan pemnilaian bahwa evaluasi yang dilakukan Pemda DIY masih perlu ditingkatkan.

Untuk itu, pembangunan SENGGUH melalui penyusunan blueprint SENGGUH dan pembangunan aplikasi SENGGUH menjadi titik tekan yang harus dilakukan selama periode tahapan jangka pendek dalam fase laboratorium kepemimpinan. Hal itu dilakukan agar evaluasi yang dihasilkan memberikan aspek yang lebih kualitatif, lebih cepat, lebih terintegrasi, dan berkelanjutan. Dukungan politis dari Stakeholder berpengaruh juga menentukan keberhasilan dalam mengoperasionalkan sistem ini terutama untuk menu evaluasi hasil perencanaan jangka menengah kabupaten/kota dan menu evaluasi program strategis serta perencanaan berbasis cascading untuk perencanaan 2018-2022.

SENGGUH dibangun secara terintegrasi dengan sistem yang sudah ada untuk menunjukkan skema evaluasi pembangunan daerah secara runtut dan mampu menunjukkan posisi kinerja pembangunan daerah. Diharapkan, melalui pembangunan sistem ini dapat : mensinkronkan hasil evaluasi secara lintas kewenangan sehingga perencanaan dapat dilakukan lebih menyeluruh, menunjukkan progres program strategis secara lebih efektif, dan menunjukkan gap pembangunan daerah, melalui analisa terhadap hasil kinerja pembangunan daerah. SENGGUH diharapkan menjadi alat bantu bagi pengambil kebijakan untuk melakukan manajemen perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah secara lebih kualitatif.

Tujuan yang ingin dicapai dalam jangka pendek:

  1. Tersusunnya blueprint sistem e-evaluasi yang terintergrasi melalui aplikasi SENGGUH
  2. Terwujudnya pengembangan aplikasi SENGGUH yang terintegrasi dalam Jogja Kendali

Manfaat yang diharapkan:

  1. Adanya blueprint sistem e-evaluasi akan memudahkan penyusunan rancang bangun sistem aplikasi SENGGUH
  2. Tersedianya sistem aplikasi SENGGUH yang terintegrasi akan memudahkan analisa dalam manajemen evaluasi untuk perencanaan 2018-2022

Milestone yang dilaksanakan antara lain:

M1. Persiapan
M2. Koordinasi Awal
M3. Penjaringan Ide/masukan
M4. Penyusunan Blueprint SENGGUH
M5. Penyempurnaan Blueprint SENGGUH
M6. Analisa Kebutuhan Sistem
M7. Pembangunan Aplikasi SENGGUH
M8. Sosialisasi Rancangan & Penyempurnaan
M9. Evaluasi & Pelaporan

KESIMPULAN

Sistem Evaluasi Pertanggungjawaban Pembangunan Daerah (SENGGUH) dibangun untuk melakukan pengendalian terhadap perencanaan tahun 2018-2022.  Sistem ini dibangun dengan mengacu pada skema blueprint yang juga disusun secara beriringan.  Sejumlah menu dalam SENGGUH sudah disosialisasikan kepada sejumlah stakeholer lintas sektor dan lintas kewenangan, dengan harapan adanya sinkronisasi evaluasi antara sektor dan lintas kewenangan, sehingga sistem aplikasi SENGGUH dapat dijadikan tools untuk membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan sasaran pembangunan daerah secara lebih percaya diri, sebagaimana arti filosofi ‘sengguh’ itu sendiri

REKOMENDASI

Untuk Bappeda DIY

  • Mengembangkan integrasi SENGGUH dengan aplikasi berbasis IT lainnya, seperti : JOGJAPLAN dan JOGJADATAKU, melalui datawarehouse
  • Memastikan kualitas cascading perencanaan 2018-2022 dapat dibangun secara tepat waktu sehingga dapat dijadikan tools penting dalam monitoring dalam sistem SENGGUH
  • Terus mengawal proses pembangunan dan pengelolaan aplikasi, termasuk : proses input dan mengelola menu-menu dalam aplikasi SENGGUH sebagaimana blueprint yang sudah disusun

Untuk SKPD

  • Meningkatkan komitmen pimpinan dalam mengembangkan kualitas tindaklanjut pelaksanaan program strategis secara komprehensif
  • Senantiasa memantau progres pelaksanaan program dan sasaran melalui sistem yang sudah terbangun

Untuk Pemerintah Kabupaten/Kota, melalui Bappeda Kab/Kota

  • Melakukan pengawalan evaluasi hasil perencanaan melalui sistem aplikasi SENGGUH
  • Menindaklanjuti koordinasi yang sudah dibangun melalui aplikasi teknologi dalam hal integrasi pengembangan aplikasi evaluasi

 

Telah dibaca 1088 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

Terbaru

4542738
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
1492
3869
48353
56677

IP Anda: 18.206.241.26