Jumat, 18 November 2016 16:22

Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS Sebagai Guru Kelas Pada SD Negeri Gebangan UPTD Paud Dan Diknas Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo

 Oleh :

 Rina Ambarwati, S.Pd

 33 / Diklat Prajab / Reg. III / III / 2016

 

 Pendahuluan

Keadaan alam Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya manusia, pangsa pasar internasional yng besar, dan sistem demokrasi yang relatif stabil menuntut sistem pemerintahan negara Indonesia untuk mempunyai suatu sistem birokrasi dengan SDM yang berkualitas yaitu PNS yang professional.

 

Begitu banyaknya instansi pemerintahan yang ada di Indonesia membuat begitu banyak pula PNS yng melaksankan tugasnya sebagai pejabat fungsional maupun sebagai pejabat struktural. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa selama ini masyarakat kurang begitu percaya dan puas dengan kinerja para PNS. Berbagai faktor telah melatarbelakangi hal tersebut, diantaranya rendahnya nilai sikap PNS, lingkungan kerja yang tidak kondusif, maupun sistem birokrasi yang berbelit-belit tidak berpihak pada masyarakat.

 

Salah satu PNS yang juga menempati posisi penting di Indonesia yaitu PNS yang berada di bawah naungan Kementerian pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota, termasuk dalam hal ini yaitu guru Sekolah Dasar. Guru Sekolah Dasar sebagai salah satu PNS dituntut untuk dapat membentuk karakter dari dirinya sendiri menjadi PNS yang berakuntabilitas, nasionalis, beretika publik yang baik, memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat, serta memiliki sikap
anti korupsi.

 

Kompetensi PNS yang profesional salah satunya dicapai dengan diklat prajabatan. Diklat prajabatan atau pendidikan dan pelatihan prajabatan adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi (PNS). Diklat prajabatan dilaksanakan untuk memberikan untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat.

 

Agenda Aktualisasi

  1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran IPA

  2. Mengajar mata pelajaran IPA

  3. Melaksanakan ulangan harian

  4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian

  5. Membuat proyek perbaikan / pengayaan ulangan harian

  6. Melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap permasalahan yang dialami siswa

  7. Memberikan tambahan pelajaran / les

  8. Membimbing menyanyikan lagu Indonesia Raya di awal pembelajaran

 

 Analisa Dampak

 Penulis membuat memiliki analisa dampak-dampak yang dapat ditimbulkan apabila nilai-nilai dasar profesi PNS tidak dilaksanakan di dalam 8 program kegiatan aktualisasi yang telah ditetapkan, yaitu:

 1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran IPA Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu:

 a.       Guru tidak mempunyai tujuan pembelajaran yang jelas, sehingga memingkinkan target pencapaian materi yang berdasarkan standar kompetensi tidak akan tercapai.

b.      Guru tidak menguasai materi yang akan disampaikan dengan baik dan cara penyampaiannya hanya asal. Hal ini berakibat materi sulit dipahami oleh siswa, juga memungkinkan terjadinya kesalahan-kesalahan, baik dalam materi maupun penyampaiannya.

 c.       Guru tidak mempunyai metode yang tepat dalam pembelajaran, sehingga memungkinkan akan menghambat daya serap siswa terhadap materi yang disampaikan.

d.      Guru tidak memiliki pemilihan media yang tepat, sehingga memungkinkn siswa mengalami kejenuhan karena kurangnya daya kreatifitas guru dalam mengajar.

 e.      Guru tidak akan memiliki standar jelas dalam memberikan evaluasi kepada siswa. Bahkan memungkinkan para siswa tidak dapat menjawab soal-soal dengan tepat dan mendapat nilai di bawah KKM.

 

Berdasarkan dampak negatif di atas, proses belajar mengajar tanpa membuar RPP terlebih dahulu tidak akan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Tidak ada nilai kejujuran karena guru tidak membuat perlengkapan pembelajaran. Kegagalan ini akan menimpa siswa dan guru dalam mengembangkan prestasinya di bidang pendidikan.

 

2. Mengajarkan Mata Pelajaran IPA

Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : guru tidak disiplin waktu dalam melaksanakan pembelajaran dan kurang menggunakan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran. Sehingga siswa menjadi kurang fokus dan kurang menerima pembelajaran dengan baik akibatnya pemahaman siswa menjadi kurang maksimal. Selain itu siswa menjadi tertinggal materinya dengan sekolah lain sehingga prestasi sekolah menjadi menurun dan dapat mempengaruhi kualitas mutu pendidikan di sekolah.

 

3. Melaksanakan ulangan harian

Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : guru tidak mengetahui seberapa jauh kemampuan siswa dalam menerima pelajaran. Selain itu tidak bisa mengukur hasil belajar siswa. Tidak ada kejujuran dan keadilan jika kegiatan ini tidak dilakukan, karena guru hanya menilai secara subjektif. Hal ini bisa mengakibatkan prestasi siswa menurun.

 

4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian

Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : guru tidak dapat mengetahui soal yang dianggap mudah dan sulit oleh siswa. Guru juga tidak bisa mengetahui materi yang belum dipahami siswa. Selain itu juga tidak ada rasa keadilan dan kejujuran bila kegiatan ini tidak dilaksanakan.

 

5.Membuat program perbaikan/pengayaan hasil ulangan harian
Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : guru tidak bisa memberikan penilaian kepada siswa secara adil. Selain itu tidak bisa mengetahui kesulitan belajar yang dialami siswa. Hal ini berakibat hasil belajar siswa kurang maksimal

     

6. Melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap permasalahan yang dialami siswa.
Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : guru tidak bisa mengetahui permasalahan yang dialami oleh siswa, baik permasalahan dalam pelajaran maupun sosial. Hal ini berakibat guru kurang dekat dengan siswa serta tidak terjalin komunikasi yang efektif dalam pembelajaran. Kerja sama antara guru dengan siswa juga kurang.

     

7. Memberikan pelajaran tambahan bagi siswa yang membutuhkan
Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : kurangnya pemahaman siswa dalam menerima materi pembelajaran sehingga dapat berpengaruh dalam prestasi akademik yang diperoleh siswa. Pembelajaran yang monoton membuat guru kurang menggali potensi yang dimilikinya.

 

8.Membimbing menyanyikan lagu Indonesia Raya di awal pelajaran.
Dampak yang muncul bila kegiatan ini tidak terlaksana dengan penghayatan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu : rasa cinta tanah air yang dimiliki siswa kurang. Selain itu siswa kurang menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan.

 

Kesimpulan

Setelah melaksanakan Diklat Prajabatan dan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut

  1. Sebagai Pegawai Negeri Sipil dapat menerapkan nilai aktualisasi, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi di lingkungan kerjanya.
  2. Sebagai Pegawai Negeri Sipil diharapkan menjadi contoh yang baik untuk masyarakat
  3. Pegawai Negeri Sipil harus bekerja maksimal dan sesuai target untuk melayani masyarakat dengan baik dan sepenuh hati.

  4. Sebagai seorang guru harus mampu memberikan makna dalam setiap pemberian materi pelajaran, guru dituntut untuk selalu berinovasi untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif dan menyenangkan sehingga siswa lebih bersemangat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran

  5. Sebagai seorang guru harus bisa memberikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif dan memasukkan nilai-nilai ANEKA dalam pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih bermakna. Dengan demikian diharapkan siswa dapat menanamkan nilai tersebut dalam lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

     

     

 

 

Telah dibaca 24022 kali

Tuliskan komentar/pertanyaan

Silahkan isikan komentar dan/atau pertanyaan Anda disini

6 komentar

  • Link Komentar Nesa Arip. Pajangan Bantul. Kamis, 04 Juli 2019 09:48 ditulis oleh Nesa Arip. Pajangan Bantul.

    Makam sebagai obyek pembangunan. :Local Wisdom sebagai dasar pembangunan fisik menjadi lebih terlegitimasi, seperti pembangunan pagar makam, pembangunan tugu desa, pembangunan pelestarian budaya, pembangunan sarpras tempat ibadah. Nah oleh sebab itun penting pelatihan tentang Pembangunan Berbasis LOCAL WISDOM. Sumber dana seperti dana desa maupun danais sungguh cocok akan hal itu. Selain lebih bermasyarakat, juga otomatis membangun SUGESTI untuk berbagai manfaat . TRI MAA KSH.

  • Link Komentar ELI  WIDIYAS TUTI  -  INSPEKTORAT  SLEMAN  Kamis, 04 Juli 2019 09:33 ditulis oleh ELI WIDIYAS TUTI - INSPEKTORAT SLEMAN

    Media Terapi Kesehatan. Bukan Aneh tetapi kebutuhan akan hal itu dibutuhkan oleh setiap orang siapapun strata sosialnya perlu merawat kesehatan. Tua, muda , belia perlu sehat. Nah oleh sebab itu, bagaimana pendidikan juga menyediakan layanan kesehatan yang berbeda dengan layanan POLIKLINIK. Secara tidak sadar kita dibuat sehat ketika teman kita tampil di media masa.....Ini contohnya. Tidak sadar juga ketika kita berdiskusi dengan rekan kerja maupun rekan tetangga. Selain otot otot kepala bisa berolah raga, secara tidak sadar pula ada transfer ENERGI
    Nah oleh sebab itu kita harus membuat suatu bentuk pelatihan yang berefek seperti hal itu, apapun bentuknya...... walaupun peserta tidak sadar di buwat SEHAT.....Alhamdulillah itu tabungan amal bagi yang telah membuat tidak sadar sehingga menjadi SEHAT.....Demikian semoga BISA DIJABARKAN Teman2 di BALAI DIKLAT......Tri Maa KSH

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 03 Juli 2019 09:27 ditulis oleh Diklat DIY

    @lia silahkan

  • Link Komentar lia Selasa, 02 Juli 2019 20:01 ditulis oleh lia

    boleh di salin ? terima kasih

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 19 Juni 2019 09:32 ditulis oleh Diklat DIY

    @Tamtam silahkan

  • Link Komentar Tamtam... Selasa, 18 Juni 2019 13:58 ditulis oleh Tamtam...

    Copas buat acuan

Terbaru

4542757
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Lalu
1511
3869
48372
56677

IP Anda: 18.206.241.26