Print halaman ini

Jadwal Kegiatan Diklat Tahun 2019

Pada tahun 2019, Badan Diklat DIY akan melaksanakan kegiatan Diklat Kepemimpinan Tingkat III dan Tingkat IV, diklat teknis dan fungsional serta Pelatihan Dasar CPNS yang akan dimulai pada minggu kedua bulan Februari 2019 sampai dengan Desember 2019.

Badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta siap menjalin kerjasama / kemitraan dengan seluruh Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) di Indonesia dalam penyelenggaraan diklat, khususnya Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, Pelatihan Dasar CPNS Golongan I, II dan III, serta Diklat Calon Pejabat Fungsional Penyusun Peraturan Perundang-undangan. Tempat pelaksanaan diklat adalah di Kampus Badan Diklat DIY Gunungsempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Tenaga pengajar berasal dari widyaiswara Badan Diklat DIY, pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Daerah DIY, praktisi / pakar, dan dosen-dosen dari Perguruan Tinggi yang ada di wilayah DIY.

Apabila dari Instansi Bapak/Ibu/Saudara, terdapat Calon Peserta Diklat yang akan diikutsertakan pada Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III dan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, kami mohon untuk mengirimkan Daftar Nominatif Usulan Calon Peserta Diklat ke Badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta, Nomor Telepon (0274) 417704 dan Fax (0274) 411801 atau melalui email diklat@jogjaprov.go.id

Jadwal pelaksanaan kegiatan diklat sesuai dengan program yang kami rencanakan secara keseluruhan adalah sebagai berikut :

DIKLAT PENJENJANGAN

No Jenis Diklat ANGK ...Mulai... ...Selesai... Kuota Peserta
1. DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT III I 6 Feb 15 Jun 40
  Selama 98 Hari Kerja II 7 Mar 13 Jul 40
  Klasikal 31 Hari Kerja        
  Off 67 Hari Kerja        
  Peserta diasramakan        
           
2. DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV I 6 Feb 22 Juni 40
  Selama 103 Hari Kerja II 14 Feb 29 Juni 40
  Klasikal 36 Hari Kerja III 18 Feb 4 Juli 40
  Off 67 Hari Kerja IV 20 Mar 3 Agust 40
  Peserta diasramakan        
           
3. PELATIHAN DASAR CPNS Gol. II I 4 Apr 17 Jun 40
  On/Off selama 51 hari kerja        
  Klasikal 21 Hari Kerja        
  Non Klasikal 30 hari kerja        
  Peserta diasramakan        
           
4.  PELATIHAN DASAR CPNS Gol. III I 4 Apr 17 Jun 43
  On/Off selama 51 hari kerja  II 8 Apr 19 Jun 40
  Klasikal 21 Hari Kerja III 8 Apr 19 Jun 40
  Non Klasikal 30 hari kerja IV 21 Apr 1 Jul 40
  Peserta diasramakan V 28 Apr 8 Jul 40
    VI 28 Apr 8 Jul 40
    VII 6 Mei 15 Jul 40
    VIII 6 Mei 15 Jul 40
    IX 9 Mei 17 Jul 40
    X 14 Mei 23 Jul 40
    XI 26 Mei 5 Agust 40
    XII 20 Jun 21 Agust 40
    XIII 20 Jun 21 Agust 40
    XIV 2 Jul 2 Sep 40
    XV 23 Jul 23 Sep 40
    XVI 23 Jul 23 Sep 40
    XVII 13 Agust 14 Okt 40
    XVIII 13 Agust 14 Okt 40

 

DIKLAT TEKNIS FUNGSIONAL

No. Jenis Diklat Ang-katan ...Mulai... ...Selesai... Kuota Peserta
Diklat Teknis
1. Diklat Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan I 25 Feb 26 Maret 30
  dan Keistimewaan DIY II 24 Juni 23 Juli 30
2. Diklat TOF Latsar I 11 Feb 16 Feb 40
3. Diklat Bendahara Daerah I 6 Mei 17 Mei 30
4. Diklat Manajemen TIK I 3 Sep 19 Sep 30
5. Diklat Manajemen Media I 7 Okt 23 Okt 30
6. Diklat Perencanaan Kawasan I 21 Okt 7 Nov 30
7. Diklat Pengkaderan Jabatan Pengawas I 8 Apr 29 Mei 30
8. Diklat Pengkaderan Jabatan Administrator I 1 Juli 9 Agust 30
Diklat Fungsional
1. Diklat Pengadaan Barang dan Jasa I 12 Maret 28 Maret 30
     II  9 Apr 25 Apr 30
2. Diklat Kearsipan I 12 Agust 29 Agust 30
           

 

Jadwal diklat sebagaimana tersebut di atas masih bersifat tentatif, artinya dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi pada saat pelaksanaan di tahun 2019.

Telah dibaca 14549 kali

62 komentar

  • Link Komentar Yakobur Kegixd Selasa, 15 Oktober 2019 16:33 ditulis oleh Yakobur Kegixd

    Kapan pendaftaran mulai vim IV tahun 2020

  • Link Komentar Padang Pari Aman -  Kota Baru Kalsel Kamis, 10 Oktober 2019 08:31 ditulis oleh Padang Pari Aman - Kota Baru Kalsel

    Jaga Badan Supaya Sehat. Syarat sehat itu penting untuk aktivitas apapun Bahkan ada pertanyaan menarik, beginih: Apakah sehat itu tergolong fkih dan ataukah fikh itu mendahului sehat. Nah inilah yang sering dilupakan para dosen ketika mengajar, secara normatip jarang diajari pertanyaan yang beraroma seperti ini. Di lapangan itu berbeda dengan teori sehingga persoalan ini yang harus di ajarkan, sehingga jangan sampai terjadi kasus taat dengan buta, cinta buta, D st. Benar namun bila diterapkan bisa lucu bisa juga salah. Praktek normatip harus melihat sikon, harus melihat kondisi.

    Referensi boleh sama namun metodologinya boleh berbeda sehingga hasil maupun analisisnya bisa berbeda namun bisa dibenarkan. Begitu pula tentang kesehatan untuk Menjaga Badan. Berbagai cara untuk bisa sehat, ada yang joging ada pula poco2 namun ada pula ke praktek dokter. Itulah contoh riil metodologi berbeda namun untuk mendapatkan hasil yang sama yakni sehat. Kompetensi mengajarkan tentang metodologi ini sangat sangat penting pada anak kita, agar mereka tidak kehabisan cara walalupun belum mendapatkan pekerjaan tetap. Menjadi pengurus RT juga bisa, menjadi pengurus Taknir Masjid bisa, pokoknya banyak alternatip untuk sehat dan untuk bekerja. Bahkan priya di dapur juga tidak masalah walalupun hanya menemani.

    Ada buku jadilah yang terbalik punya anak SMA Sedayu, itu judul yang bukan aneh, ibarat main bola, pemain belakang pun juga bisa di baca penonton. Asyik di belakang, belajar membaca Iqro itu asyik.....mulut di ulang2 terus.......karena masalah pengucapan, di mana lidah tuwa sudah banyak kena polosi seperti hitamnya batu hitam (BH) aliyas hajar aswad .
    Maka metodologi kesehatan untuk menjaga Badan harus canggih caranya bisa hanya membunyikan CD bacaan Al Qura n, walaupun kedudukan status hukumnya lebih rendah dibandingkan membaca sendiri. Namun jika dikaitkan dengan manfaat telinga itu sama dengan pemberdayaan mata. Jadi dilihat dari pemberdayaan panca indra maka menyetel CD Al qur an itu sama dengan membaca dengan mata sendiri. Begitu cara menjelaskannya.
    Penting yang namanya cara menjelaskan, sehingga murid tidak salah terima maupun salah tafsir. Begitu pula dengan menjelaskan cara supaya Badan Sehat Selalu. Ini penting untuk dipahami serta diketahui masyaraakat luas seantero Nusantra dari Sa - Bang sampai Merah Okey. Maka jelas sandi ungkapan bahasa itu memiliki sejarah yang sangat penting hingga harus jeli menganalisisnya terutaama kata olah, ada olah raga, ada olah rasa ada olah olah yang kesemunya bisa untuk mendapatkan rasa sehat. Tidak terasa apakah ini menjadi keberhasilan dari ana lisis kata bahasa Indonesia yang menjadi sumpah di tahun 19 28. Jangan buru2 mengatakan itu keberhasilan, kita belum berhasil, ketika masih banyak misteri yang belum terungkap.

    Termasuk yang namanya kesehatan, atau health atau apa lagi . Ada hadist mengatakan bahwa kebersihan itu bagian dari iman termasuk kebersihan qolbu. Maka kesehatan bukan hanya ranah formal, namun bidang lain pun boleh menjadi ra nah alternatip Karena Yang Di atas telah menyediakan banyak menu tinggal mau Klik yang mana yang disukai.

    Mau mencuri berita? Itu juga ada ceritanya, ternyata banyak jin itu suka mencuri berita di langit, walalupun dijaga oleh panah panas aliyas meteor langit. Bila itu kehendaknya dan atas ijinnya bisa bocor juga itu yang namanya berita. Tentunya akan diberitahukan pada atas ijin Nya. NAh oleh sebab itu tidak sadar kita di ajari walalupun tidak membaca buku.

    Jujur memang yang namanya berita bila dulu ada acara Dunia Dalam Berita yang bersaing dengan acara Aneka Ria, itu menjadi murah jika disajikan secara murni, atau pure science. Karena pure science masih perlu pengembangan. Jam tangan itu mahal harganya namun pembelinya tidak tahu ilmu murninya dari yang namanya jam. Hanya beli dan dipakek saja.
    Maka guru TK hingga SMA itu hanya paham ilmu murni namun tidak bisa buat jam yang harga nya bisa mahal. Ada yang tahu, ayat yang mengatakan " Silahkan jin dan manusia menembus langit dengan seijin kekuatan Ku, namun tidak bisa membuat pesawat terbang. Bukan aneh.......Idealnya memang mengetahui ayatnya bisa buat tekniknya.....ada lho seperti itu.......
    Di situ ada berita jin bisa tembus langit, maka ayat itu dikoordinasikan dengan ayat yang suka mencuri berita maka PAS aliyas Cocok. Itu manfaat ilmu munasabah (Majalah Warta BPk RI: Rentang Kendali Pemeriksa, 2006).

    Bila dikaitkan dengan olah raga maka orang yang dekat langit itu olah raganya berbeda, Contoh: Astronot NA Sa yang sedang di BU - LAN maka makanannya juga hanya PIL, olah raganya juga berbeda dengan manusia di darat. Identifikasi seperti ini menjadi titik pangkal untuk mengelola para Astronot maupun calon calon nya. Hingga tidak dengan tiba2 kita mengetahui namun dengan mengetahui bahwa anak ini punya disiplin tinggi walaupun BPK Nya harus tahu cara mengelola anak yang disiplinnya melebihi bapaknya. Hanya khawatir kalo dia tidak mau memperhatikan resiko atas karakternya tersebut.
    Saya balas juga semoga anda juga menjaga BADAN Supaya Sehat. trimaa ksh.






    .

  • Link Komentar  Ki Jogo Rogo ----Parang Kusumo Bantul Rabu, 09 Oktober 2019 14:32 ditulis oleh Ki Jogo Rogo ----Parang Kusumo Bantul

    ABDI DALEM (AD) ASN. Sekjend adalah jabatan administrasi kepegawaian di semua lembaga negara/kementrian. Semua Eselon di bawah Sekjend secara administrasi, bila di pemerintah daerah ada di tangan Sekda. Tidak main2 bahwa administrasi negara di semua lembaga negara serta kementrian ada ditempat beliau, sehingga jabatan ini merupakan jabatan tertinggi diantara eselon satu.

    Nah oleh sebab itu Aparatur Sipil Negara harus taat secara administrasi kepegawaian dhi. di tangani Biro SDM sedangkan secara fungsional pekerjaan ada di direktorat utama masing-masing yang kemudian didelegasikan ke dekan bila itu universitas. Tidak berbeda dengan aparat di Kraton, juga memiliki nilai dasar yang harus dipahami oleh seluruh ASN di republik ini. Bila di BPk RI dikenal dengan IIP (Independensi, integritas serta Profesional). Di Pemerintah tentunya juga memiliki nilai dasar yang menjadi puan di Kalla bertugas.

    Dalam teori perilaku organisasi, memang secara otomatis bila terkait dengan tugas Entitas juga melekat perilaku individu. Penyatuan perilaku individu dengan perilaku organisasi terlihat adanya Biro Hukum yang ikut membantu jika terjadi permasalahan akibat penyatuan perilaku tersebut. Majelis Kode Etiklah (MKE) yang secara nyata akan ikut andil dalam menelaah penyimpangan para pegawai ketika menjalankan tugas. Dengan demikian ketaatan ASN akan dimonitor oleh Satuan Pengawas Intern (SPI) yang dikemudian akan berkoordinasi dengan MKE.

    Apakah kedudukan MKE tersebut merupakan penegakan aturan ke dalam, ataukah MKE itu bisa melindungi ASN ketika berhadapan dengan eksternal guna mengantisipasi istilah "kriminalisasi". Ini penting di tandaskan agar segala sesuatu jelas relnya dan menghindari kesimpangsiuran. Bila di dekati dengan teori organisasi dimana ada penyatuan perilaku maka kedudukan MKE juga bisa berfungsi secara eksternal.
    Dalam peraturan penyimpangan keuangan negara dikenal istilah korupsi di tingkat korporasi, walalupun itu belum di jelaskan dalam UU Keuangan Negara (masih yang lama). Dengan demikian itstilah tersebut belum bisa dipraktekan, karena praktek berjalan menunjukkan bahwa perilaku individulah yang bertanggungjawab terhadap segala sesuatu penyimpangan, sehingga penegakan hukum di tingkat korporasi belum bisa dijalankan. Lebih lebih UU Keuangan negara belum pernah memasukan istilah korporasi, hingga saat ini.
    Maka dari itu MKE cenderung selalu bekerja untuk dan atau secara internal organisasi. Maka teori perilaku organisasi itu di lapangan lebih banyak ke perilaku ASN masing2, belum sampai pada praktek implikasi perilaku organisasi walalupun sudah ada penyebutkan penyimpangan di tingkat korporasi (yang identik dengan organisasi). Ini masih menjadi PR Besar.

    Berbeda dengan Abdi Dalem Di Kraton. Kesetiyaan,mengabdi, andapasor, sedikit pamrih, sa- iklase, nyuwun sewu, nrimo dan ngemong adalah menjadi nilai dasar ketika mengabdi di Kraton. Kraton adalah entitas pengayom yang selalu memberi rasa syukur dengan apa adanya karena memang abdi dalem itu rumongso di bawah, hingga selalu memegang kakiketika pisowanan, baik kaki sendiri maupun kaki Sang Raja. Raja sebenarnya dan sesungguhnya mengetahui sifat sifat dari para Abdi Dalem, hingga raja juga "sungkan" misal: Abdi Dalem tidak IRI, tidak mudah "kepencut" terhadap apa saja yang menjadi kesenangan manusia. Hanya ingin dedepe sama Allah Tuhan Yang Maha Esa ketika dirasakan tidak enak badang dengan rasa kepasrahan karena memang sesuai petunjuk hanya ilmulah yang harus dipegang untuk di darma baktikan bagi keluarga, lingkungan serta tempat bekerja yang bukan hanya arti sempit saja. Dalam bahasa Al qur an menjadi Rahmatan lil alamin.
    Di akui di kraton itu makhluk jenis apa saja rukun karena itu taman mininya dunia yang harus dilestarikan keberadaannya. Yang kulitnya albino, yang cebol, yang pesek, yang hitampun menjadi koleksi kraton. Bhakan he onepun ada dikraton, untuk kelangenan keluarga kraton. Nah seperti Gembira Loka itu ceritanya dulu milik kraton, aneka koleksi he one. Maka kelangenan keluarga kraton harus di raway oleh Abdi Dalem, Sehingga para binatang ini juga memberi kontra prestasi pada orang yang memberinya makanan.
    Kelangenan Kraton itu ada yang tidak berwujud, sehingga Abdi Dalem tahun dan mengerti karena itu bagian warisan yang juga berpangkat wasilah karena sering mencuri berita di langit. MAka mengapa para raja dahulu suka menyepi di kamar dengan selirnya yang tidak keliatan > Bukan meniru Raja Sulaiman yang memang bukan klasnya, namun benar ayat empat di Surat Atien.
    Maka Abdi Dalem yang bisa akan ngemong..........dan selalu momong putra putri dalem yang di ama nahkan ke Abdi Dalem (AD) dengan mengajari ilmu kraton. Termasuk cara masuk ples cara keluarnya......

    Serta cara penampakannya karena itu jarang diperoleh di bangku formal.Inilah bagian dari pertanggungjawaban ilmu para Abdi Dalem pada anak cucu serta lingkungannya. Demikian semoga bermanfaat . trimaa ksh.

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 07 Oktober 2019 14:18 ditulis oleh Diklat DIY

    @Nadia saat ini kami telah selesai melaksanakan Latsar CPNS Golongan II (1 angkatan) dan III (18 angkatan) untuk Pemda DIY, pemkab Bantul golongan 2 (2 angkatan), dan Pemkab Sleman golongan 2 (4 angkatan, 2 masih jalan), untuk selanjutnya pelaksanaan Prajabatan K1/k2 pada tgl 10 November 2019

  • Link Komentar Nadia Jumat, 04 Oktober 2019 21:23 ditulis oleh Nadia

    Mohon maaf apkah ad info tentang kapan keberangkatan pelatihan CPNS gelombang II??

  • Link Komentar Diklat DIY Kamis, 03 Oktober 2019 14:52 ditulis oleh Diklat DIY

    @Musa Nesi diklat PBJ tahun ini telah kami laksanakan semua

  • Link Komentar Musa Nesi Kamis, 03 Oktober 2019 10:17 ditulis oleh Musa Nesi

    Mohon undangan pelatihan Pengadaan Barang an Jasa tgl 10 sd 14 Oktoober. 2019 lewat WA. 081337692290

  • Link Komentar Deni Wahyu....Monumen BPK RI Magelang Jumat, 02 Agustus 2019 11:14 ditulis oleh Deni Wahyu....Monumen BPK RI Magelang

    E - ENERGI Supaya Sehat. Kadang kita bila diajak berbicara teman males....di ajak berinteraksi segan maunya lewat layar. Tidak salah silahturohim pun cukup melalui HAPE. Praktiskan. Semua aktivitas cukup mata meliat HP. Cocok hanya jangan lupa KASIAN MATA KITA. Sinar layar langsung menatap ke kelopak mata.....Berapa jam mata kita menatap layar HP, lebih lama dari pada menatap Swami....

    Baru sadar kelopak mata tersambung listrik terus....Memang ada peluwang bisnis yakni kaca pembalut layar hape untuk melindungi mata. Itu proyek teknik.....Secara syar i juga masih debatabel, tentang silahturohim lewat hape....Dengan syarat tertentubarang kali boleh.
    Itu yang namanya pengelolaan E Energi melalui teksologi informasi. Secara alamiah masih diperlukan E Energi melalui tatap muka. Maka rahasia mengapa belum populair kuliah dengan Tele Converence?

    Itu kecil dan mudah.........Persoalannya bukan soal tersampainya informasi saja, namun EFEK DOMINONYA ITU.....Tele Converensce satu sisi positipnamun itu baru sisi itu banyak sisi lain yang terkorbankan....... Nah disnilah Analisis Evaluasi Proyek digunakan memutuskan boleh tidaknya suatu proyek.

    Cukup bagus ketika tele converence untuk pemanfaatan perkuliahan belum berkembang. EFEK DOMINONYA MASIH TERKENDALI....Maka terbukti bahwa pengelolaan masa lalu itu bermanfaat dan bisa di olah diantaranya untuk E ENERGI.

    E Energi itu apa? Bisa anda coba BADAN anda. Semangkin anda jarang mengeluarkan simpanan energi maka energi tersebut akan menjadi daging dalam BADAN anda. E Energi itulah yang berubah menjadi daging dalam tubuh anda. Maka sebaiknya ketika energi belum berubah menjadi daging maka harus ada pelepasan energi Maka E Energi adalah proses Input - olah dan output Energi. Seperti pola Sistem Informasi, tidakjauh berbeda.

    Perkuliahan di Klas Baik di Badan Diklat maupun model seperti itu adalah salah satu seni pengolahan E Energi..... Maka bila ada forum pertemuan antara pejabat Jakarta ke Jogya itulah sekaligus terjadi pengolahan E Energi karena ada interaksi......Apa lagi interaksinya cukup seru...........Demikian semoga bermanfaat. Besok ketemu lagi. Tri maa ksh...

  • Link Komentar Diklat DIY Kamis, 01 Agustus 2019 11:19 ditulis oleh Diklat DIY

    @Ashila Sesuai jadwal pada 3 September - 19 September 2019, lebih jauh silahkan bisa hubungi Ibu Supriyatun, S.Sos - Nomor HP. 0812 2696 663

  • Link Komentar Ashila Kamis, 01 Agustus 2019 09:45 ditulis oleh Ashila

    Kapan diklat manajemen TIK diadakan ???adakah nomor yang bisa dihubungi perihal diklat tersebut ? makasih

  • Link Komentar  Santosa Sumber Waras BLORA  JATENG Rabu, 31 Juli 2019 10:03 ditulis oleh Santosa Sumber Waras BLORA JATENG

    MAN - DIRI . Sebuwah Kata (SK) tidak boleh diremehkan. bukan hanya miliknya sebuah BANG , O JEKA sebagai lembaga pengawasan perbankan Indonesia secara MAKRO berpengaruh terhadap pergerakan ekonomi maupun pertumbuhannya.
    Pendidikanpun juga ikut memiliki kata itu. Bahkan tujuan akhir pendidikan adalah membentukmanusia mandiri. baik dalam kemandirian pribadi maupun kemandirian sosial. Nggak mau kalah juga ada sehat pribadi ada pula seat sosial.
    ada Rahasiya apa, dengan kata mandiri? Banyak tafsir tentang mandiri, bukan berarti mandiri itu tidak ada sinergi. Nah disinl kecerdasan kita ditantang.

    Membangun manusia mandiri adalah adalah pondasi pendidikan baik saat di kandungan, saat lahir, anak anak maupun saat remaja, dewasa maupun saat menjadi orang tua bahkan saat sakitpun di usahakan bisa mandiri, walalupun sebatas berdoa dalam hati.
    Begitulah barangkali salah satu kemampuan AFEKTIP penulies dalam topik tentang mandiri. Tidak salah seandainya ada yang bercerita beda soal topik mandiri. Namun mandiri itu membuat minimais atas bantuan pihak lain walalupun tidak sampai 66%.
    Angka sandi 66 prosen tersebut harus jangan sampai lupa. Nah tentunya jangan melebihi jumlah 99 prosen dari nama Asmaul Yusnah. BPK - AHY adalah contoh kasus bagaiaman etos perjuangan sebuwag cita cita walalupun baru 66 prosen. Jujur kita akui ternyata nama pemberiyan ORTU adalah sandi bagi yang bisa membaca. WORO WORO.....seperti Departemen Penerangan jamannya BPK. HASMOKO.
    Baru sadar demi waktu ........Sambung Rasa harus diputar ulang...walalupun pelakunya bisa beda. Ini substansi pendidikan yang bisa masuk dalam QOLBUNYA>>>>>>>yang implisit dalam kurikulum.....Seperti jaman sebelum al Qur' an di tulies. Dengan mata membaca.......walalupun buta hurup.

    Skenario Sexarang adalah gambaranjaman dulu kalla . anaku IIN NB tidak pernah kunasehatinamun tiap pagi bersih2 toilet........gurunya bisa telat......keduluan muridnya.
    Pak guru banyak pekerjaan termasuk membuat perencanaan mengajar yang bisa menyita waktu....
    Kasian juga beliau, ibuk masih harus mencuci manual.

    Penting bagi tokoh pendidikan sekarang ini, Turunan ilmu jaman dulu kalla harus terkonsep dalam mendesaian kurikulum di BD Prop DIY, termasuk BD di BPK RI serta SEkneg.
    Demikiyan semoga bermanfaat. tri maa ksh.












    Memang tidak jelas INDIKATOR Nya.....namun jelas PENGARUHNYA.....Maka Badan diklat harus bisa menjabarkan kata " Tidak jelas indikatornya namun jelas pengaruhnya". Tidak main maen ini bukan hanya sexedar permainan kata namun harus di implementasikan dalam setiyap pentahapan diklat, baik dalam pemilihan topik diklat maupun dalam mendesain manajemen klas. Tuk mengantisipasi peserta didik ngantuuk.

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 31 Juli 2019 09:38 ditulis oleh Diklat DIY

    @Ratna sulistiorini latsar dilaksanakan selama 51 hari kerja. 21 hari kerja on campus dan 30 hari kerja on office

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 31 Juli 2019 09:29 ditulis oleh Diklat DIY

    @APRIYANTO_BKPSDM KABUPATEN BENGKULU UTARA untuk tahun ini tidak bisa, silahkan hubungiIbu Supriyatun, S.Sos - Nomor HP. 0812 2696 663 jika ingin mengajukan untuk tahun depan

  • Link Komentar APRIYANTO_BKPSDM KABUPATEN BENGKULU UTARA Selasa, 30 Juli 2019 15:06 ditulis oleh APRIYANTO_BKPSDM KABUPATEN BENGKULU UTARA

    ASLM.. MOHON INFO MASIH ADA TIDAK PELUANG UNTUK MENGIRIM DIKLAT PRAJABATAN GOL. III DI BADAN DIKLAT PROPINSI JOGJAKARTA?

  • Link Komentar Ratna sulistiorini Selasa, 30 Juli 2019 13:44 ditulis oleh Ratna sulistiorini

    Berapa lama prajabatan di tahun 2019 yg d asramakan

  • Link Komentar IBU BA Nuri Medari Sleman Rabu, 24 Juli 2019 11:20 ditulis oleh IBU BA Nuri Medari Sleman

    MEMBANGUN LEGEND Guna Basis Diklat. Tidak terasa bahwa para legenderis masa ORLA dan atau masa ORBA adalah penuh pembelajaran bagi duniya pendidikan yang tak pu nah karena jaman maupun karena waktu. Para TOKOH Masa lalu bukan hanya mengedepankan pendidikan formal , namun bakatlah yang beliau kembangkan karena memang saat itu belum ada atau belum dikenal tes bakat. Fakultas Psikologi masih langka sepertihalnya halnya jurusan Akunatnsi.

    Walaupun demikian juga banyak anomali sekarang , walalupun sudah memiliki banyak konsultan pengembanganbakat. Bahkan yang lebih ekstrem , banyak keanehan lebih parah lagi TEORI GEN terpinggirkan oleh suatu teori yang belum berani mengkodifikasikan. Nah inilah yang harus diperhatikan oleh para tokoh pendidikan, fenomena baru sudah terasa karena memang anak lebih banyak banyak bergaul di luar. Sehingga secara statistik koefisienDETERMINASI lebih besar prosentasinya. Putra Putri para tokoh pendidikan tidak bisa menghindar pula akan dampaknya.

    Bagaimana dengan Entitas Penggodok SDM seperti Badan Diklat? Yang harus ditonjolkan adalah ILMU MANAJEMEN. Manajemen apapun. Termasuk manajemen pekerjaan proyek fisik, seperti gedung bertingkat maupun proyek bandara baru, contohnya. Diakui memang berhasil, bangunan cepat berdiri karena formula sudah pasti. Maka implikasi yang lainnya juga harus segera membuat formula seperti formula membuat gedung bertingkat secara cepat. Nah tetapi yang paling sulitdilapang ketika mempraktekan formula manajemen apapun pekerjaannya. Ingat di lapangan, termasuk praktek manajemen klas ketika berhadapan dengan peserta didik yang bukan hanya pinter saja.
    Dengan demikianm maka pelajaran yang sangat berharga dari para legendaris masa lalu terutama etos kejuangan untuk menggapai kesuksesan baik secara ekonomi maupun secara popularitas, termasuk menjaga keutuhan keluarganya. Maka akan menjadi topik diklat terkait praktek manajemen, baik manajemen penyusunan kurikulum, manajemen keluarga, manajemen kehumasan, maupun manajemen penyikapan kondisi ANOMALI. Demikian, TRi MAA KSH.

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 24 Juli 2019 07:18 ditulis oleh Diklat DIY

    @Djamidy silahkan bisa datang ke kantor kami dan ke Bidang Penjenjangan dan Bidang Teknis Fungsional

  • Link Komentar Diklat DIY Rabu, 24 Juli 2019 07:16 ditulis oleh Diklat DIY

    @susi diklat pim 3 diadakan kembali tahun 2020. Terima kasih

  • Link Komentar susi Selasa, 23 Juli 2019 19:47 ditulis oleh susi

    kapan diklat pim 3 diadakan kembali?

  • Link Komentar Djamidy Minggu, 21 Juli 2019 20:53 ditulis oleh Djamidy

    Apakah saya bisa pengajuan tas untuk diklat jogja, mohon info nya, kemana saya bisa melakukan pengajuan

  • Link Komentar Diklat DIY Selasa, 09 Juli 2019 08:17 ditulis oleh Diklat DIY

    @Grace jika yg dimaksud diklat prajabatan adalah Pelatihan Dasar CPNS, index biayanya Rp 9.260.000

  • Link Komentar Diklat DIY Selasa, 09 Juli 2019 07:51 ditulis oleh Diklat DIY

    @Emmy untuk diklat teknis, penunjukkan/seleksi peserta dilakukan oleh BKD DIY. Dan untuk calon peserta merupakan ASN Pemda DIY

  • Link Komentar Emmy Selasa, 09 Juli 2019 07:13 ditulis oleh Emmy

    Kapan waktu terakhir pendaftaran untuk diklat kearsipan? saya merupakan cpns 2018. trims

  • Link Komentar Grace Selasa, 09 Juli 2019 07:10 ditulis oleh Grace

    Apakah diklat ini merupakan diklat prajabatan? Berapakah biaya yang dibutuhkan?

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 08 Juli 2019 11:55 ditulis oleh Diklat DIY

    @Fransisca Prita kami mnyediakan freezer di ruang Poliklinik, silahkan bisa digunakan

  • Link Komentar Fransisca Prita Senin, 08 Juli 2019 10:45 ditulis oleh Fransisca Prita

    Apakah disediakan frezzer di asrama untuk menyimpan ASIP ya? Jika tidak apakah diperbolehkan membawa/menyewa frezzer?

  • Link Komentar Diklat DIY Senin, 01 Juli 2019 08:53 ditulis oleh Diklat DIY

    @Misnawati untuk saat ini Diklat Perencanaan Kawasan hanya dilaksanakan untuk Pemda DIY saja. Trims

  • Link Komentar Misnawati Minggu, 30 Juni 2019 16:25 ditulis oleh Misnawati

    Apa bisa ikut jadi peserta Diklat Prencanaan Kawasan dari daerah di luar Pulau Jawa?, dan adakah persyaratan peserta

  • Link Komentar talina Bkppd Cianjur Kamis, 20 Juni 2019 16:35 ditulis oleh talina Bkppd Cianjur

    Kapan ada kegiatan TOT DPRD

  • Link Komentar Arif  Sedayu Bantul Kamis, 13 Juni 2019 11:24 ditulis oleh Arif Sedayu Bantul

    Diklat Manajemen Anomali. Diharapkan sesuatu itu bersifat LINIER. Namun dalam sikon apapun bisa terjadi yang namanya anomali sekalipun itu proses perubahan. Bagaikan cuaca yang kadang bersifat anomali, termasuk yang namanya karier maupun job. Bisa kita pahami ketika Indonesia memiliki lembaga LEMHANAS, sehingga segala sesuatu harus menyesuaikan. Bukan "mentog" tetapi perlu manajemen anomali, ketika keahlihan harus menyesuaikan dengan job description.
    Nah oleh sebab itu diperlukan diklat manajemen anomali untuk pegawai S1, S2 maupun S3 yang keahlihannya harus menyesuaikan dengan job description. Apa bisa demikian keahlihan menyesuaikan dengan job description. Penguasaan TEORI tidak akan ketinggalan kereta dengan kebutuhan praktis tinggal di butuhkan keahlihan untuk mengelolanya. Maka diusulkan akan hal tersebut. Demikian semoga bermanfaat. Besok ketemu lagi. Tri maa KSH. ,,